Arema FC Target Poin Penuh di Laga Pamungkas Super League

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Laga terakhir BRI Super League 2025/2026, Arema FC akan bersua dengan PSI Yogyakarta pada Jumat (22/5/2026) di Stadion Kanjuruhan. Laga pamungkas ini menjadi momentum penting bagi Singo Edan untuk menutup musim dengan hasil positif di hadapan publik sendiri.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengatakan timnya tetap memburu tiga poin meski kompetisi memasuki pekan terakhir. Sebab, kemenangan menjadi target utama untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus menjaga momentum positif tim.
“Ini pertandingan terakhir dan kami ingin menutup musim dengan kemenangan. Bermain di kandang tentu penting bagi kami untuk memberikan yang terbaik kepada Aremania,” kata Marcos dalam konferensi pers di Kandang Singa, Kamis (21/5/2026).
Meski ia mengakui hasil sepanjang musim belum sepenuhnya sesuai harapan. Pelatih asal Brasil itu tidak menampik posisi Arema di klasemen masih jauh dari ekspektasi.
“Kami tentu tidak puas dengan posisi di klasemen. Tetapi melihat situasi dan berbagai persoalan yang terjadi sepanjang musim, saya pikir ini tetap menjadi kampanye yang cukup baik,” ujarnya.
Marcos memastikan laga kontra PSIM tidak sekadar ajang eksperimen pemain. Fokus utama tim adalah tetap meraih kemenangan. Marcos turut mengajak Aremania memenuhi Stadion Kanjuruhan untuk memberikan dukungan langsung pada pertandingan penutup musim. Ia berharap atmosfer kandang dapat menjadi suntikan motivasi tambahan bagi skuad Singo Edan.
“Aremania selalu mendukung kami dalam situasi apa pun. Untuk pertandingan terakhir ini, kami berharap mereka datang dan bersama-sama menutup musim dengan hasil baik,” ujar Marcos.
Bek tengah Arema FC Wallison Maia mengatakan seluruh pemain telah menyiapkan diri menghadapi kekuatan PSIM. Khususnya lini serang lawan yang dinilai memiliki kecepatan dan kreativitas.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan sulit karena mereka punya kualitas. Tapi kami sudah mempelajari permainan lawan dan siap menjalani pertandingan besar,” ujar Maia.
Pemain asal Brasil itu juga mengaku terkesan loyalitas Aremania selama enam bulan membela klub tersebut. Menurutnya, dukungan suporter menjadi salah satu kekuatan terbesar tim.
Editor: Intan Refa




