Pemerintahan

Alat Ukur Ratusan Pedagang di Kota Batu Ditera Ulang

Tera ulang di Pasar Induk Among Tani Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)
Tera ulang di Pasar Induk Among Tani Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu melakukan tera ulang alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) milik pedagang secara massal di Pasar Induk Among Tani, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini juga bertepatan dalam peringatan Hari Metrologi Dunia setiap tanggal 20 Mei.

“Sebenarnya tera ulang hari ini itu momentum untuk peringatan Hari Metrologi Dunia. Setiap tahunnya diperingati pada tanggal 20 Mei. Dasarnya dulu ada konsensus tahun 1800-an,” ujar Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu Dian Fachroni.

Hari Metrologi Dunia diperingati untuk mengenang penandatanganan Metre Convention di Paris pada tahun 1875. Kesepakatan internasional yang ditandatangani oleh 17 negara Eropa tersebut menjadi dasar sistem pengukuran modern yang kini berlaku di berbagai negara. Termasuk Indonesia.

Dalam tera ulang kali ini, Dinas Perdagangan Kota Batu menargetkan sedikitnya 200 unit timbangan milik pedagang. Sasaran utamanya meliputi pedagang sayur hingga pedagang kelontong yang setiap hari menggunakan alat ukur dalam transaksi jual beli.

Kata Dian, tera ulang bukan hanya kegiatan administratif. Tetapi juga bagian dari upaya perlindungan konsumen agar masyarakat mendapatkan kepastian ukuran dan timbangan yang akurat saat berbelanja.

“Perlindungan konsumen menjadi prioritas utama. Dengan tera ulang ini masyarakat tidak perlu ragu saat berbelanja karena alat ukur pedagang sudah sesuai standar,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan tera ulang juga harapannya mampu menjaga citra Pasar Induk Among Tani sebagai pasar yang tertib ukur dan terpercaya di mata masyarakat.

Tera ulang gratis

Dian mengatakan tera ulang di Pasar Induk Among Tani mulai hari ini dan esok bebas biaya alias gratis. Ia berharap pelaku usaha tidak merasa terbebani secara finansial untuk memastikan keakuratan alat timbang yang mereka gunakan.

“Tapi karena memang ini bagian dari pelayanan publik, kata kuncinya tetap gratis tidak bertarif. Justru kami berharap silakan berbondong-bondong untuk me-nera-kan,” tegas Dian.

Menariknya, layanan ini tidak hanya terbatas bagi pedagang yang berjualan di Pasar Induk Among Tani saja. Para pedagang dari pasar-pasar desa seperti Pasar Jalan Brantas, Pasar Sanggrahan, hingga perusahaan ekspedisi yang beroperasi di wilayah Kota Batu juga memanfaatkan fasilitas ini.

“Beberapa waktu yang lalu kami juga rutin keliling untuk metrologi ini ke pasar-pasar pasar-pasar desa,” jelasnya.

Selain timbangan konvesional, tera ulang ini juga menyasar timbangan digital. Dian menambahkan setiap timbangan yang lolos uji tera akan mendapatkan sertifikat khusus dan segel yang ditempelkan di timbangan.

Bagi pelaku usaha yang tidak sempat mengikuti kegiatan massal ini, pihaknya telah menyiapkan unit pelayanan tetap. Kantor Metrologi buka setiap hari di lantai 3 Pasar Induk Among Tani, berdekatan dengan kantor UPT Pasar.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x