5 Perjalanan KA Daop 8 Sempat Terhenti Pasca Gempa

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Gempa bumi yang terjadi pada Selasa pagi (27/1/2026) pukul 08.22 WIB sempat membuat PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menghentikan sementara sejumlah perjalanan KA di lintas Bangil-Wlingi. Penghentian sementara ini dilakukan melalui mekanisme Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap seluruh perjalanan kereta api yang melintas di wilayah terdampak gempa.
Sebanyak lima perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, antara lain KA Matarmaja relasi Malang–Pasar Senen, KA Penataran Surabaya Kota–Malang–Blitar, KA Ijen Ekspres Ketapang–Malang, KA Betmakola Tanker, serta KA Kertanegara Malang–Purwokerto. Waktu berhenti berkisar antara 21 hingga 40 menit.
Dari lima perjalanan tersebut, tiga kereta sempat berhenti di stasiun. Sementara dua lainnya tertahan di petak jalan. Petugas langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rel, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi cepat sesaat setelah guncangan terasa.
“KAI langsung berkoordinasi dengan unit terkait untuk memastikan kondisi jalur dan prasarana. Seluruh perjalanan kereta api di wilayah terdampak dihentikan sementara sambil menunggu hasil pengecekan petugas di lapangan,” ungkapnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh petak jalan di wilayah Daop 8 Surabaya yang merasakan gempa dinyatakan aman pada pukul 09.01 WIB. Setelah itu, perjalanan kereta api kembali beroperasi secara normal.
“Kami tidak akan menjalankan perjalanan sebelum benar-benar yakin seluruh prasarana aman. Keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihaknya memastikan akan terus melakukan pemantauan kondisi jalur dan operasional demi kelancaran perjalanan kereta api.
Reporter: Heri Prasetyo
Editor: Intan Refa




