NewsPeristiwa dan Kriminal

2 Residivis Pencurian di Malang Ditangkap, Sudah Beraksi 8 Kali

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, (kanan) saat memberikan keterangan didampingi kasi humas Ipda Lukman. (Foto: Istimewa)
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, (kanan) saat memberikan keterangan bersama kasi humas Ipda Lukman. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Satreskrim Polresta Malang Kota membekuk dua residivis pencurian sepeda yang telah beraksi delapan kali di Malang Raya. Kedua tersangka adalah IAA (28) pria asal Gresik dan SMY (20) perempuan asal Surabaya.

Keduanya tertangkap pada Selasa (14/4/2026) sore di Jalan Borobudur, Kecamatan Blimbing. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku telah melakukan empat aksi pencurian di Kota Malang dan empat lainnya di Kabupaten Malang.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban Arifin Latif (37), warga Kabupaten Kediri. Ia mengaku kehilangan sepeda gunung Polygon Siskiu T-7 senilai Rp22 juta pada Jumat (10/4/2026) siang.

Waktu itu, sepedanya terparkir di teras rumahnya di Perumahan Taman Tektona Residence, Lowokwaru.

“Sepeda diparkir di teras tanpa pagar dan tidak dikunci. Pelaku memanfaatkan kelengahan tersebut,” ujar AKP Aji, Kamis (16/4/2026).

Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi bergerak mengidentifikasi pelaku. Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, jaket parasut merah dan topi hitam bertuliskan “Deus” yang dikenakan saat beraksi. AKP Aji menegaskan kejahatan dengan pola berulang dan secara bersama-sama ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Hal ini juga berpotensi menjadi faktor pemberat dalam proses hukum. Atas perbuatannya, kedua tersangka terjerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button