Pemkot Batu Sediakan 8 Ruang Kreatif untuk Tekan Vandalisme

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Dian Fachroni mengatakan telah menyediakan delapan ruang kreatif untuk mewadahi kreativitas mural anak-anak muda. Dari pada corat-coret tembok atau fasilitas umum yang tidak terlihat estetikanya, lebih baik menuangkannya pada aksi yang lebih positif.
Pasar Induk Among Tani menjadi salah satu ruang kreatif yang dapat digunakan untuk karya seni. Selain itu, Hutan Kota Bondas, Alun-alun Kota Batu, PLUT, Galeri Raos, Arjuna Wiwaha, Batu Tourism Mall serta LPPL Agropolitan TV bisa menjadi area menyalurkan bakat dan kreativitas.
“Tidak seluruh lokasi tersebut diperuntukkan khusus sebagai tempat mural. Bentuk kegiatan kreatifnya menyesuaikan dengan karakter ruang masing-masing, termasuk seni budaya di Arjuna Wiwaha,” kata Dian.
Baca juga:
Dian mengatakan pemerintah memberikan stimulan berupa penyediaan cat, ruang dan kebutuhan operasional selama kegiatan. Sementara komunitas yang terlibat berasal dari ekosistem ekonomi kreatif, termasuk subsektor desain visual dan grafis.
Penggunaan mural sebagai bagian dari penataan ruang publik ini menjadi salah satu jalan keluar mengatasi persoalan vandalisme di Kota Batu. Mulai dari Jalan Panglima Sudirman, Jalan Sultan Agung, Jalan Agus Salim, Jalan Suropati, Jalan Hasanuddin, Jalan Samadi, Jalan Ikhwan Hadi, Jalan Mustari hingga Jalan WR Supratman.
Editor: Intan Refa





