Transaksi Digital Harus Dibiasakan Dulu Pada Masyarakat Kota Malang.

dokumen istimewa

Dalam talkshow idjentalk hari ini (14/10), Kaprodi Sistem Informasi FILKOM UB – Yusi Tyroni Mursityo menjelaskan, pasar digital di kota malang mungkin bayangannya seperti e-commerce, tapi sebenarnya lebih dibutuhkan edukasi penggunaan aplikasinya. Bagaimana semua transaksi dilakukan secara digital dan mudah di pasar tradisional.

Yusi mencontohkan, perbankan sudah punya kode QR yang bisa dipakai untuk transaksi dengan mobile phone, dimana ini memudahkan masyarakat melakukan transaksi non-tunai. Nah ini sebenarnya lebih perlu dikuatkan, bukan hanya terfokus pada aplikasi penjualan yang banyak, dan justru akan membingungkan.

Yusri menilai, dengan transaksi digital, mindset masyarakat bahwa pasar digital itu bukan hanya yang pakai aplikasi atau e commerce, tapi bagaimana masyarakat bisa melakukan transaksi secara digital, walaupun mereka datang ke pasar tradisional. (Elsa Renika)

Sumber : City Guide FM 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radio


x
%d blogger menyukai ini: