
CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Pertandingan Arema FC menjamu Bali United FC dalam lanjutan Super League pekan ke-24 di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (6/3/2026) malam berlangsung sengit. Laga yang disaksikan 4 ribu penonton itu berakhir dengan kemenangan Serdadu Tridatu.
Sejak awal pertandingan, Bali United tampil menekan. Pada menit ke-22, mereka berhasil membuka keunggulan melalui gol Teppei Yachida yang membuat Bali United memimpin 0-1.
Keunggulan kesebelasan Serdadu Tridatu ini bertambah pada menit ke-27 setelah Campos berhasil menjebol gawang Arema FC. Skor berubah menjadi 0-2 untuk tim tamu.
Arema FC berusaha mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-32, peluang emas muncul melalui sontekan pemain Arema Gabi. Sayangnya arah bola masih melenceng di sisi kanan gawang Bali United.
Permainan keras kedua tim dengan tempo tinggi dan saling menyerang berlangsung hingga menit ke-34. Kesebelasan Singo Edan akhirnya kembali mendapatkan peluang pada menit ke-39 melalui tendangan Gustavo Franca. Lagi-lagi bola masih terlalu lemah dan berhasil diamankan kiper Bali United Hauptmeijer.
Baca juga:
Arema FC Naik Posisi 8 Klasemen Usai Libas Semen Padang
Menjelang akhir babak pertama, menit ke-43, terjadi kemelut di depan gawang Bali United. Tetapi Arema belum juga mampu memanfaatkannya menjadi gol.
Memasuki babak kedua, Arema FC langsung tampil agresif dan terus menekan lini pertahanan Bali United. Pada menit ke-57, peluang kembali tercipta melalui sundulan pemain Arema, namun berhasil ditepis kiper Bali United.
Dua menit berselang, Vinicius juga mendapat kesempatan mencetak gol, tetapi masih belum membuahkan hasil. Singo Edan akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62 melalui Dalberto yang memanfaatkan bola rebound. Setelah melalui pengecekan VAR, wasit menyatakan gol tersebut sah dan skor berubah menjadi 1-2.
Namun, pada menit ke-66, Teppei Yachida semakin memperlebar jarak dengan mencetak gol keduanya sehingga skor menjadi 1-3.
Arema tidak menyerah. Pada menit ke-75, Bali United melakukan handball di kotak penalti yang membuat wasit menunjuk titik putih. Dalberto yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Dukungan Aremania terus menggema di Stadion Kanjuruhan. Hingga menit ke-79, Arema terus menekan untuk menyamakan kedudukan, namun belum membuahkan hasil.
Nahasnya, pada tambahan waktu menit 90+4, pemain Arema Betinho melakukan gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi bola. Skor berubah menjadi 2-4 untuk Bali United.
Beruntung Dalberto kembali mencetak gol pada menit 90+5 sehingga skor menjadi 3-4. Pada sisa waktu pertandingan, Arema terus menggempur pertahanan Bali United, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Bali United akhirnya memastikan kemenangan 4-3 dalam laga sengit tersebut. Kekalahan ini membuat Arema FC turun di posisi ke-11 klasemen sementara dengan 31 poin. Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui timnya mengalami kesulitan di babak pertama.
“Babak pertama selalu sulit bagi kami. Namun di babak kedua tim menunjukkan peningkatan dan bermain lebih baik. Sayangnya hasilnya belum sesuai harapan,” ujar Marcos Santos.
Meski kalah, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya dan Evaluasi menyeluruh pun akan dilakukan oleh tim pelatih.
“Pertandingan yang sangat menarik. Kedua tim bermain terbuka dan Bali United mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Heri Prasetyo
Editor: Intan Refa




