NewsPemerintahan

Pemkot Malang Telusuri Dugaan Jual Beli Lapak Pasar Besar

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat angkat bicara soal isu jual beli lapak di Pasar Besar Malang. (Foto: Heri Prasetyo)
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat angkat bicara soal isu jual beli lapak di Pasar Besar Malang. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku menerima laporan terkait dugaan praktik jual beli lapak di Pasar Besar Malang. Dalam artian, pemilik atau pengguna kios yang telah mendapatkan tempat, menjual lapaknya itu kepada pihak lain.

“Laporannya seperti itu, namun yang jelas jual beli kios itu terjadi antara pemilik dengan pemilik. Yang sudah mendapatkan tempat menjualnya kepada orang lain,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kota Malang pada dasarnya hanya menarik retribusi dari penggunaan lapak atau hak pakai. Artinya, lapak tersebut bukan menjadi hak milik pedagang.

Baca juga:

Kadiskopindag Kota Malang Klarifikasi Isu Jual Beli Bedak Pasar Gadang

“Kalau memang terbukti, tentu akan ada sikap tegas. Itu tidak boleh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa pedagang yang menempati lapak milik pemerintah tidak diperkenankan untuk menjual atau memindahtangankan hak penggunaan tanpa izin resmi. Praktik seperti penyewaan atau pengalihan kepada pihak lain harus melalui prosedur yang berlaku.

“Mereka tidak boleh menjual. Kalau pun ingin menyewakan atau memindahkan, harus ada izin. Tapi ini diduga dijual langsung kepada orang lain. Modusnya seperti apa, nanti akan kita telusuri,” tambahnya.

Pemkot Malang juga akan mengkaji tingkat pelanggaran yang terjadi untuk menentukan sanksi yang akan diberikan. Apalagi muncul dugaan lain yang mengaitkan praktik ini terhadap rencana revitalisasi pasar.

“Apakah ini menjadi salah satu penghambat revitalisasi Pasar Besar, nanti akan kita lihat lebih lanjut keterkaitannya,” pungkas Wahyu.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button