NewsPemerintahan

Nurochman Masukkan Akademisi Jadi Anggota Pansel Sekda Kota Batu

Wali Kota Batu Nurochman. (Foto: Asrur Rodzi)
Wali Kota Batu Nurochman. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Wali Kota Batu Nurochman memberikan sinyal kuat terkait kriteria pengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Ia terang-terangan menaruh harapan besar agar posisi ini diisi oleh kader potensial dari internal Pemerintah Kota Batu.

Bukan tanpa alasan. Menurutnya, sosok internal lebih memiliki kedekatan emosional dan pemahaman mendalam terhadap visi-misi “BATU SAE” yang menjadi jargon pemerintahan Nurochman-Heli.

“Kami masih berharap kader-kader yang ada di internal pemerintah Kota Batu yang bisa mendaftarkan nantinya,” ujar Cak Nur.

Lebih dari sekadar cakap secara administratif, Cak Nur menekankan bahwa sekda Kota Batu harus memiliki kemampuan sebagai “jembatan” bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Namun secara khusus, ia harus bisa mengintegrasikan seluruh perbedaan dan pemikiran. Ada sekian banyak kepala SKPD yang punya pemikiran berbeda, dan Sekda harus bisa menyatukan itu semua agar selaras dengan visi-misi daerah,” imbuhnya.

Meski memprioritaskan “orang dalam”, Cak Nur menyadari bahwa secara aturan, seleksi ini tetap bersifat terbuka (open bidding). Artinya, pejabat dari daerah lain di luar Kota Batu tetap memiliki hak untuk melamar dan tidak bisa ditolak secara regulasi.

“Walaupun kami tidak bisa menutup diri atas seleksi terbuka. Maka bisa saja pejabat-pejabat di daerah lain juga ikut ngelamar,” kata Nurochman.

Lebih lanjut, dalam proses rekrutmen nanti, Nurochman akan melibatkan lima orang anggota panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari akademisi serta birokrat profesional Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pelibatan unsur akademisi ini penting untuk memastikan proses penyaringan berjalan ketat. Mulai dari aspek administratif hingga uji profesionalisme.

“Kita tunggu pansel yang lima tadi semuanya selesai karena kampus ini kan ada proses ya. Ada proses administratif macam-macam memastikan memfilter profesionalismenya,” kata politikus PKB ini.

Cak Nur juga mengatakan agar publik bersabar dan menunggu perkembangan yang ada. Ia menargetkan proses penyeleksian ini selesai dalam kurun waktu tiga bulan.

Reporter: Asrur Rodzi

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button