
CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Awalnya, Nikita Ivana Putri mengira olahraga kriket itu hanya sekedar fun game. Setelah mencoba memainkannya, lama kelamaan Niki merasa ‘Wah, seru juga ya ternyata’.
Dari situlah ia akhirnya mencoba mulai lebih intens latihan. Seperti skill fielding dan throwing yang mumpuni untuk mempersempit pergerakan lawan dan mengontrol permainan.
Niki biasanya mengulangi berlatih teknik, mengontrol akurasi dan meningkatkan kekuatan lemparan sebagai kebiasannya latihan. Akhirnya, dari konsistensi itu, ia berhasil masuk turnamen mewakili Kota Malang.
“Untuk prestasi yang pernah saya raih di cabor ini ada Kejurprov di nomor pertandingan T10 putri tahun 2024 dapat juara 2. Lalu Porprov IX Jatim tahun 2025 nomor pertandingan 6’S putri dapat medali emas, T20 dapat medali emas juga dan Super Eight putri dapat medali perak. Kemudian ada Kejurnas juga nomor T20 putri tahun 2025 dapat medali perak,” terang Niki.
Di balik kemenangan, ada kekalahan juga yang pernah dirasakan Niki. Kecewa? Ia tak memungkiri.
“Tapi dari situ saya justru belajar banyak. Kalau kekalahan itu bakal menjadi titik balik untuk memperbaiki kekurangan saya, meningkatkan latihan dan memotivasi diri untuk bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” ungkapnya.
Selama ia memperkuat cabor kriket Kota Malang, Niki mengaku menjadi pribadi yang lebih disiplin, berani, belajar bertanggungjawab, mampu mengatur waktu dengan baik dan memiliki mental yang lebih kuat. (adv)
Editor: Intan Refa




