Budaya dan PariwisataNews

Muhammadiyah Kota Batu Tiadakan Takbir Keliling, Hormati Nyepi

Momen Salat Idul Adha di Stadion Gelora Brantas. (Foto: Istimewa)
Momen Salat Idul Adha di Stadion Gelora Brantas. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pelaksanaan malam takbiran tahun ini di Kota Batu mendapat perhatian khusus karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi pada Kamis (19/3/2026). Muhammadiyah melalui metode hisab telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Artinya, malam takbiran sudah dimulai sejak Kamis malam.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batu mengimbau umat Islam agar mengumandangkan takbir dengan tetap menghormati umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian.

“Tahun ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Kota Batu adalah kota yang damai dan menjunjung tinggi toleransi,” ujar Ketua FKUB Kota Batu Ruba’i.

Ia mengimbau agar takbiran tidak dengan pawai keliling di jalan raya. Tapi cukup takbiran di masjid dan musala masing-masing agar suasana tetap khidmat.

Pembatasan tersebut bertujuan menjaga suasana hening saat Nyepi. Sekaligus menciptakan ruang ibadah yang lebih mendalam bagi kedua umat.

Tiadakan takbir keliling

Muhammadiyah Kota Batu memutuskan untuk meniadakan kegiatan takbir keliling di jalan raya pada Kamis (19/3/2026) malam. Sekretaris Muhammadiyah Kota Batu Syarif Hidayatullah mengatakan perbedaan tanggal lebaran ini jadi alasan utama.

“Tidak ada takbir keliling karena kita kan tidak bersamaan pelaksanaannya. Jadi supaya menjaga kerukunan antar kaum muslimin, maka takbir dilakukan di area masjid saja,” jelas Syarif.

Selain itu tidak adanya takbir keliling juga bagian dari penghormatan terhadap umat Hindu yang saat ini sedang melaksanakan Catur Brata Penyepian.

Persiapan Muhammadiyah jelang Salat Ied

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu telah menetapkan titik lokasi Salat Ied di tiga kecamatan. Sekretaris PDM Kota Batu Syarif Hidayatullah mengonfirmasi bahwa Stadion Brantas akan menjadi pusat konsentrasi jemaah terbesar di wilayah Kecamatan Batu. Jemaah di Kecamatan Junrejo juga dapat mengikuti sholat di halaman kantor Kecamatan Junrejo serta Lapangan Rest Area Sidomulyo.

“Di Stadion Brantas Kota Batu biasanya sekitar 500 sampai 1000 orang. Ya, apalagi tahun ini penetapannya tidak bersamaan,” ungkap Syarif.

Kecamatan Bumiaji menyediakan beberapa alternatif lokasi bagi masyarakat setempat. Antara lain Masjid Mujahidin Banaran, Lapangan Punten, hingga area wisata Selecta yang sering kali menjadi pilihan favorit jemaah.

Selain persiapan tempat sholat, fokus utama panitia hari ini adalah penyelesaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Tenda zakat khusus telah berdiri di depan Masjid Attaqwa.

“Zakat masih dalam penghimpunan hari ini di depan Masjid Attaqwa. Jadi kemungkinan zakat akan didistribusikan setelah maghrib nanti,” tambah Syarif menjelaskan jadwal penyaluran bantuan.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button