Malang Dulu, Kini dan Nanti

CITY GUIDE FM, IDJEN TALK – Hari ini, 1 April 2026, Kota Malang genap berusia 112 tahun. Pengamat Tata Kota Ir Budi Fathony menyebut perkembangan kota cukup pesat seiring dengan peningkatan kapasitas SDM-nya. Masyarakat juga harus mendukung rekomendasi Ngalam menjadi Kota Metropolitan.
“Salah satu yang bisa dilakukan masyarakat adalah meningkatkan kepeduliannya terhadap kota. Termasuk menjaga kebersihan kota,” kata Budi.
Menurutnya, Kota Malang punya banyak potensi dari peninggalan masa kolonial. Sehingga identitas ekologi dan konsep bangunan yang dikembangkan harus sesuai.
Baca juga:
Kota Malang Siapkan Pengembangan Tata Kota Wilayah
“Pemkot harus mulai memikirkan pembangunan kota jangka panjang. Salah satunya melalui pemberdayaan kota heritage yang hidup, lalu menguatkan branding kota pendidikan yang berkarakter, kota heritage tropis hingga kota humanis berbasis kampung,” lanjutnya.
Selain itu, pemerintah juga bisa mengupayakan revitalisasi kampung-kampung berbasis peradaban kearifan lokal. Agar adanya integrasi kawasan heritage dengan ekonomi kreatif, sehingga mampu membangun grand story yang semakin mBois. Tentu harus diikuti pula dengan kepemimpinan yang visioner. (YOLANDA OKTAVIANI)
Simak selengkapnya:




