Idjen TalkNews

Atur Parkir, Hindari Pemerasan Jukir

Idjen Talk edisi 9 Maret 2026,”Atur Parkir, Hindari Pemerasan Jukir”

CITY GUIDE FM, IDJEN TALK – Fenomena juru parkir (jukir) liar yang muncul di pusat-pusat perbelanjaan yang ramai mempersiapkan kebutuhan Lebaran, semakin meresahkan. Bahkan di Kota Batu sempat ada praktik getok tarif parkir yang terkesan seperti pemerasan oleh jukir.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra menegaskan parkir resmi selalu dengan karcis. Ia mengaku melakukan edukasi ke para jukir resmi secara masif.

“Pola jukir liar di Kota Malang, mereka selalu melakukan pungutan parkir setelah itu melarikan diri. Ini yang jadi tantangan tersendiri untuk Dinas Perhubungan Kota Malang,” kata Widjaja.

Ia menjelaskan kategori parkir terbagi menjadi dua. Parkir di jalan umum dan parkir khusus. Parkir jalan umum 100 persen milik pemerintah daerah yang retribusinya dikelola dishub. Sedangkan parkir khusus bisa jadi milik badan usaha atau perorangan dan bisa juga milik pemerintah daerah.

“Untuk badan usaha, skema retribusinya berupa pajak 10 persen dari penghasilan parkir,” lanjutnya.

Pakar Transportasi Universitas Widya Gama Malang Prof Aji Suraji berpendapat yang menjadi salah satu tantangan soal parkir adalah area yang terbatas. Sehingga tidak jarang, beberapa oknum jukir memaksakan tempat sampai akhirnya menggunakan sebagian badan jalan.

“Harusnya jukir juga bisa tegas jika memang lahan sudah full. Jadi masyarakat diarahkan untuk bisa drop off saja,” kata Prof Aji.

Prof Aji berharap ada keseriusan dari Dinas Perhubungan Kota Malang untuk mengedukasi dan melakukan pengawasan secara ketat. Khususnya pengawasan di titik-titik rawan muncul jukir liar. (WL)

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button