NewsPemerintahan

Ada 4 SPKLU Tambahan Sokong Becak Listrik di Kota Malang

Penyerahan bantuan token listrik kepada penarik becak listrik. (Foto: Heri Prasetyo)
Penyerahan bantuan token listrik kepada penarik becak listrik. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Manager PLN UP3 Malang Agung Wibowo menyebut telah memasang empat unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru untuk menunjang operasional becak listrik. Dua ada di Jalan Sriwijaya dan dua di kantor PLN UP2 Malang. Masing-masing memiliki 6 stopkontak.

“Becak listrik menggunakan adaptor 160 watt dengan kebutuhan sekitar 0,96 kW setiap pengisian. Dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Tetapi rata-rata pengisian hanya 2–3 jam karena baterai tidak sepenuhnya habis,” ujar Agung.

Secara keseluruhan, kata Agung Kota Malang memiliki 13 titik SPKLU untuk roda dua dan 37 titik untuk roda empat dengan berbagai kapasitas layanan. Untuk pengisian daya di lokasi kantor PLN berbayar sekitar Rp2.500 sekali pengisian penuh. Jika baterai masih terisi sebagian, biaya dapat lebih rendah, berkisar Rp1.500 hingga Rp2.000.

Baca juga:

Sejumlah Penarik Becak Listrik Kota Malang Balik ke Bentor, Ini Alasannya

Selain itu, pihaknya bersama Pemkot Malang juga memberikan 1.000 kWh token listrik gratis kepada 20 unit becak listrik. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan keberadaan armada harus dibarengi kesiapan fasilitas pendukung.

“Yang paling penting adalah kemudahan pengisian daya. Karena itu kami meminta PLN menyediakan titik pengisian sekaligus memberikan token listrik gratis bagi 20 becak listrik,” kata Wahyu, Kamis (20/2/2026).

Ia menambahkan akan memetakan titik-titik strategis untuk penambahan SPKLU, termasuk kawasan wisata dan aset milik pemerintah daerah. Pemerintah juga membuka ruang masukan dari masyarakat maupun media terkait lokasi yang potensial.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button