Respon Program Gentengisasi, Pemkot Batu Data Rumah Beratap Seng

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pemkot Batu mulai menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat terkait program gentengisasi. Dimulai dengan penyisiran dan pemutakhiran data kondisi hunian warga di lapangan.
Pemetaan fokus mengidentifikasi rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian memverifikasi kelayakannya sebagai penerima program. Menurut Wali Kota Batu Nurochman, secara kasat mata jumlah rumah beratap seng di Kota Batu relatif sedikit.
“Di Kota Batu sepertinya sudah tidak ada, kalau pun ada sudah sangat jarang rumah yang masih menggunakan seng. Tapi tetap harus didata detail supaya kebijakan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu mulai menyusun kajian teknis serta rencana implementasi program.
“Perlu kajian mendalam terkait instruksi gentengisasi. Salah satu poin utamanya menyusun rencana anggaran biaya,” ujar Kepala Disperkim Kota Batu Arief As Shiddiq.
Perhitungan tersebut mencakup skema penggantian atap seng menjadi genteng. Termasuk kemungkinan paket renovasi bagi rumah yang masuk kategori tidak layak huni.
Selain aspek pembiayaan, pihaknya juga memperhatikan spesifikasi material. Sebab, karakter Kota Batu sebagai wilayah pegunungan dengan curah hujan tinggi, jenis gentengnya juga harus memiliki daya tahan serta kualitas yang sesuai kondisi iklim.
Program ini berpotensi menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta rumah tidak layak huni (RTLH). Meski begitu, penetapan sasaran masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat agar mekanisme pelaksanaan tidak tumpang tindih dengan program lain. Seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang telah berjalan sebelumnya.
Reporter: Asrur Rodzi
Editor: Intan Refa




