NewsTransportasi

Puncak Arus Mudik di Kota Malang Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kondisi Terminal Arjosari menuju arus mudik Lebaran di Kota Malang. (Foto: Heri Prasetyo)
Kondisi Terminal Arjosari menuju arus mudik Lebaran di Kota Malang. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dua kali, yaitu pada 17 Maret dan 20 Maret 2026. Menurutnya, perbedaan ini akibat jadwal libur perusahaan dan sekolah yang tidak berlangsung serentak.

“Dari hasil rapat kemarin terkait persiapan angkutan Lebaran, kemungkinan ada dua kali puncak arus mudik. Yang pertama tanggal 17, yang kedua tanggal 20,” ujar Mega, Selasa (3/3/2026).

Tidak serempaknya jadwal libur ini akan menyebabkan lonjakan penumpang jadi terpecah. Berbeda dengan tahun lalu, ketika libur bersama membuat arus mudik memuncak dalam satu waktu.

“Beberapa perusahaan belum libur bersama, sehingga cuti Lebarannya tidak barengan seperti tahun kemarin. Selain itu, siswa sekolah juga baru mulai libur sekitar tanggal 18,” jelasnya.

Terkait kesiapan armada, pihaknya masih belum mendapatkan kepastian mengenai jumlah penambahan bus. Tapi, sudah ada tiga perusahaan otobus (PO) antar kota antar provinsi (AKAP) mengajukan izin operasional insidentil mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Ada tiga PO AKAP yang sudah menyampaikan rencana pengajuan penambahan armada, tetapi jumlah pastinya masih belum diketahui. Dari AKDP sejauh ini belum ada pengajuan,” kata Mega.

Pada hari biasa, pergerakan bus di Terminal Arjosari rata-rata sekitar 300 unit per hari. Angka itu meningkat menjadi sekitar 400 unit saat akhir pekan. Sementara pada periode libur panjang atau long weekend, jumlahnya bisa melonjak hingga 500–550 unit per hari.

“Kami mengimbau pemudik dalam kondisi sehat agar tidak terjadi kendala selama perjalanan,” ujar Mega.

Selain itu, ia juga meminta penumpang membawa barang secukupnya agar tidak menyulitkan selama perjalanan. Tak kalah penting juga menyiapkan uang tunai secukupnya untuk keperluan pembayaran.

Sementara itu Lisa, mahasiswi asal Lampung yang menempuh pendidikan di Malang memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan.

“Biasanya kalau berangkat mepet Lebaran itu ramai sekali, jadi saya pilih lebih awal,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pihak terminal akan memasang papan informasi di posko angkutan Lebaran. Data pergerakan penumpang, jumlah bus, serta informasi keberangkatan dan kedatangan akan diperbarui setiap hari.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button