Pertumbuhan Ekonomi Kota Batu Rendah, di Bawah Nasional

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Deputi Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Malang Dedy Prasetyo mengungkapkan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 di wilayah kerjanya secara umum meningkat di atas nasional, kecuali Kota Batu. Kabupaten Malang dan Kota Malang mencatatkan tingkat pertumbuhannya sebesar 5,92 persen.
Pertumbuhan Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo secara berurutan sebesar 5,34 persen dan 5,68 persen. Sementara Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan tercatat pertumbuhannya sebesar 5,66 persen dan 5,52 persen. Pertumbuhan ekonomi terendah adalah Kota Batu yang hanya sebesar 4,85 persen.
“Kalau dari strukturnya, kita masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga. Secara sektoralnya, industri pengolahan masih mendominasi,” terang Dedy.
Baca juga:
Uang Rp64 Juta Milik Warga Pasuruan Terbakar, Berhasil Ditukar ke BI Malang
Selain konsumsi rumah tangga, investasi juga menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi di tahun 2025. Merefleksikan kondisi di tahun lalu dan tahun berjalan, BI Malang memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 di wilayah kerjanya akan berada di kisaran 5,1 persen sampai 5,8 persen.
“Hasil survei konsumen menunjukkan optimisme rumah tangga terhadap perekonomian saat ini dan masa depan, masih positif. Angkanya di atas 100 yang menjadi ambang psikologis. Bahkan di sini angkanya, sekitar 150,” lanjutnya.
Sedangkan dari sisi penjualan eceran (SPE), tampak kontraksi yang makin mengecil dari bulan sebelumnya. Bulan Januari, prosentase SPE terkontraksi lumayan dalam yaitu -5,2 persen dan mulai membaik di Februari yang tercatat sebesar -3,95 persen.
“Artinya sudah mulai naik ke atas atau rebound. Saya yakin penjualan eceran akan semakin bagus karena ada Ramadan dan Idulfitri,” terang Dedy.




