
CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Persikoba Kota Batu tergabung di Grup II bersama Persedikab Kediri, Triple S Kediri dan Persekam Kabupaten Malang. Menghadapi grup yang diisi tim-tim kuat, Persikoba tidak memasang target berlebihan dan fokus menuntaskan fase penyisihan grup dengan hasil maksimal.
Pelatih Kepala Persikoba Arif Suyono menegaskan meski timnya akan bermain di kandang sendiri dan sempat berada di puncak klasemen pada putaran sebelumnya, ia tidak ingin para pemain bersikap jumawa. Menurutnya, seluruh tim yang tergabung di Grup II memiliki kualitas yang layak bersaing di level tertinggi.
“Baik Persekam, Persedikab, maupun Triple S, semuanya sudah membuktikan kualitas di grup masing-masing. Apalagi Persedikab, kemarin di Stadion Gajayana mereka tampil sebagai kekuatan besar,” ujar Arif Suyono.
Ia secara khusus menyoroti performa Persedikab Kediri. Tim berjuluk Bledug Kelud itu sukses mencuri posisi juara Grup AA di kandang tuan rumah Persema Malang. Persema yang selama ini dikenal dominan di Stadion Gajayana harus puas finis di posisi kedua, tepat di bawah Persedikab.
Menurut Arif, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Persedikab bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ia pun menekankan pentingnya fokus dan disiplin penuh dari para pemain Persikoba di setiap pertandingan.
“Semua tim di grup ini punya peluang yang sama. Jadi kami harus benar-benar siap di setiap laga,” tegasnya.
Persikoba Kota Batu dijadwalkan mengawali laga Grup II pada Selasa, 20 Januari pukul 15.00 WIB dengan menghadapi Triple S Kediri. Selanjutnya, Elang Putih akan berhadapan dengan Persedikab Kediri pada Kamis, 22 Januari pukul 15.00 WIB. Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Persikoba dengan Persekam Kabupaten Malang pada Sabtu, 24 Januari pukul 14.00 WIB.
Apabila mampu lolos dari fase grup, Persikoba akan melaju ke babak gugur 8 besar Liga 4 Jawa Timur. Pada fase tersebut, peluang menuju Liga 4 nasional terbuka lebar. Mengingat Jawa Timur mendapat jatah delapan tiket untuk mengirimkan wakilnya ke putaran nasional.
Reporter: Asrur Rodzi
Editor: Intan Refa




