NewsPendidikan

Peresmian Kampus 3 UIN Maliki Tunggu Jadwal Presiden

Kunjungan Menteri Agama Nasarudin Umar ke kampus 3 UIN Maliki. (Foto: Istimewa)
Kunjungan Menteri Agama Nasarudin Umar ke kampus 3 UIN Maliki. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto rencananya akan meresmikan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) yang berlokasi di Desa Tlekung, Kota Batu. Namun, peresmian tersebut masih menunggu penjadwalan ulang agar kunjungan lebih leluasa.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, saat meninjau kesiapan operasional Kampus 3 UIN Maliki Malang pada Minggu (8/2/2026).

“Kami menyampaikan salam dari Bapak Presiden Prabowo. Beliau sebenarnya ingin datang ke sini dan menikmati langsung suasananya, karena mendengar pemandangannya sangat indah. Oleh karena itu, peresmian dijadwalkan ulang agar kunjungan beliau tidak terburu-buru,” ujar Nasaruddin Umar.

Penundaan ini dilakukan agar Presiden Prabowo dapat membubuhkan tanda tangan peresmian. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penundaan acara seremonial tidak boleh menghambat pemanfaatan gedung sebagai sarana pendidikan.

“Peresmiannya kita tunda sampai ada goresan tanda tangan Bapak Presiden. Namun aktivitas akademik tidak perlu menunggu, kampus ini sudah bisa digunakan,” tegasnya.

Rencananya, proses perkuliahan mahasiswa sarjana akan pindah secara bertahap ke kampus 3. Berkenaan dengan kampus baru ini, Nasarudin mendorong perguruan tinggi agar memperbanyak lembaga penelitian. Hal itu sejalan dengan tantangan riset nasional yang saat ini dihadapi Indonesia.

Berdasarkan Global Innovation Index (GII) 2025, Indonesia menempati peringkat ke-55 dari 139 negara. Posisi ini masih tertinggal dari negara tetangga seperti Vietnam di peringkat ke-44 dan Thailand di peringkat ke-45.

Tantangan utama riset nasional ini bukan pada kuantitas publikasi. Melainkan pada kualitas, dampak dan orisinalitas. Data Scimago Journal & Country Rank terbaru menunjukkan Indonesia unggul secara jumlah publikasi ilmiah di kawasan ASEAN, namun masih memiliki rasio sitasi per dokumen yang relatif rendah.

Kompleks Kampus 3 UIN Malang yang dirancang dengan konsep menyerupai lafal Basmalah tersebut telah dinyatakan siap untuk ditempati. Kampus ini dibangun dengan pendanaan dari Saudi Fund for Development senilai hampir Rp1 triliun. Rencananya, aktivitas perkuliahan akan mulai berjalan pada pekan depan.

Menanggapi hal itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr Ilfi Nurdiana MSi setuju untuk berkontribusi dalam memperkuat ekosistem riset yang berdampak dan berkelanjutan.

“Sesuai milestone 2029, kami bergerak menuju reputasi dan rekognisi internasional. Namun, seperti pesan Bapak Menteri, capaian itu harus diwujudkan dengan keberdampakan nyata bagi masyarakat Indonesia dan dunia melalui riset yang kuat,” tegas Prof Ilfi.

Reporter: Asrur Rodzi

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button