Ijen Talk

Orang yang sudah divaksin belum tentu terhindar dari covid-19.

Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Surabaya Profesor C A Nidom saat talkshow ijen talk City Guide FM, pagi tadi (15/03/2021)

Malang – Dilansir dari talkshow ijen talk, Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Surabaya Profesor C A Nidom waktu talkshow dengan radio city guide hari ini menjelaskan, orang yang sudah divaksin, baru bisa maksimal  terhindar dari covid-19, kalau tubuhnya sudah terbentuk antibodi. Dia bilang, antibodi biasanya terbentuk dalam waktu 14 hari setelah divaksin.

Tapi Prof Nidom menyampaikan, sekarang yang menjadi problem, tidak ada kepastian apakah setelah divaksin, antibodi seseorang sudah terbentuk secara maksimal atau belum. Kata Prof Nidom, salah satu yang bisa dilakukan untuk menjamin antibodi terbentuk, sebelum divaksin harus dipastikan tubuh bebas dari virus.

Prof Nidom bilang, kalau dalam tubuh seseorang ada virus waktu dia menerima vaksin, antibodi yang terbentuk dari vaksin bakal dimakan virus yang ada dalam tubuh. Menurutnya, dalam kondisi itu, artinya vaksin dosis kedua pun juga tidak akan berfungsi, karena tujuan vaksin dosis kedua sebagai booster, dari antobodi vaksin dosis pertama. (ER/CG)

Sumber : City Guide FM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Radio


x
%d blogger menyukai ini: