Menjamin Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

CITY GUIDE FM, IDJEN TALK – Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindusrian dan Perdagangan Kota Malang Luh Putu Eka Wilantari menyampaikan sejumlah harga komoditas pangan mengalami kenaikan jelang ramadan. Antara lain cabai rawit, telur, hingga daging ayam ras.
“Kenaikan harga cabai rawit yang mencapai Rp85 ribu per kilogram dipicu oleh penurunan hasil panen petani akibat faktor cuaca. Sementara pasokan telur dan ayam ras mengalami penurunan di tengah tingginya permintaan masyarakat. Baik untuk kebutuhan rumah tangga, usaha FnB, hingga permintaan pasokan untuk MBG,” terang Eka.
Selain karena supply and demand yang tidak seimbang, faktor naiknya harga pakan ternak juga memicu tingginya harga telur dan ayam ras. Satgas Pangan Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji menyebut pihaknya telah melakukan sidak ke salah satu pasar di Kota Malang.
Baca juga:
Harga Ayam Terus Terkerek Naik Jelang Ramadan
“Kami pastikan harga bahan pokok penting (bapokting) secara keseluruhan normal dan hanya ada sedikit yang mengalami peningkatan,” jelasnya.
Pihaknya juga tidak menemukan adanya indikasi penimbunan maupun permainan harga bahan pokok. Kondisi ini menurut Dosen Pascasarjana Universitas Merdeka Malang Diyah Sukanti menyebut lonjakan permintaan pada 2-4 minggu menjelang ramadan merupakan hal yang lumrah.
“Karena banyak masyarakat yang mencoba peruntungan untuk berwirausaha saat bulan puasa. Seperti banyaknya pedagang kue kering rumahan yang bermunculan, usaha parcel hingga peningkatan belanja untuk kegiatan sosial,” kata Diyah.
Munculnya usaha-usaha ini lah yang membuat banyak masyarakat punya kebiasaan menimbun barang, sehingga supply and demand menjadi tidak terkendali. Maka, satgas pangan berperan penting untuk menjaga agar harga tetap stabil. Mereka harus mengawasi hasil produksi, memastikan pasokan lancar, memberikan akses informasi harga resmi serta mendorong agar tidak ada panic buying. (YOLANDA OKTAVIANI)
Editor: Intan Refa




