NewsOlahraga

Kota Surabaya Masih Jadi Lawan Terberat Tim Basket Kota Malang

Pertandingan basket antar sekolah di Kota Malang. (Foto: Perbasi Kota Malang)
Pertandingan basket antar sekolah di Kota Malang. (Foto: Perbasi Kota Malang)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Di tengah ketatnya dinamika cabang olahraga basket, persaingan antar tim jadi nyaris tanpa jarak. Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Malang Hessy Hassniah Tamim mengatakan sejak tahun 2019, prestasi atlet Kota Malang sangat membanggakan. Baik di ajang Pekan olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

“Kalau kita bicara Porprov dari 2019 itu kita juara 2 putra, juara 3 putri. Tahun 2019 di Gresik itu hanya satu kelas yaitu 5X5 yang diikuti oleh tim putra dan putri,” kata Hessy.

Prestasi terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Tahun 2022 di Porprov Jember, Kota Malang meraih juara 2 kelas 5X5 putra. Lalu tahun 2023, Porprov Sidoarjo mendapat juara 3 kelas 5X5 putri karena ‘terjegal’ oleh Surabaya di semifinal.

Kemudian kelas 3X3 putri mendapat perak dan 3X3 putra mendapat perunggu. Terakhir, pada Porprov IX Jatim 2025, Kota Malang mendapat perak 3 untuk kelas 5X5 putra dan putri dan 3X3 putra.

Baca juga:

Adinda, Keeper Kriket Kota Malang Ingin Melaju Hingga PON

“Semua memang membanggakan ya. Tapi memang kemarin kita tuan rumah, anak-anak kami tampil maksimal banget. yang sebelumnya kita di Popda juga dapat emas untuk tim putri di kelas 5X5 saja,” lanjutnya.

Hessy mengakui bahwa tim basket asal Kota Surabaya menjadi tim yang paling berat untuk ditaklukkan. Dalam setiap turnamen, posisi tim basket Kota Malang dan Kota Surabaya seolah kejar-kejaran.

Dalam hal ini, memang kata Hessy, pembinaan atlet Kota Surabaya lebih unggul sehingga kualitas atlet pun juga lebih baik.

“Karena klub-klub (basket) di Surabaya mereka benar-benar fokus latihan. latihannya itu bisa seminggu 3-4 kali, di Malang cuma 2 kali. Kemudian mereka juga ada sekolah-sekolah yang mengambil beasiswa anak-anak basket di luar Surabaya,” ungkap Hessy.

Belum lagi sistem latihan di sekolah, mulai subuh, siang dan malam. Maka, persaingan basket di Kota Surabaya pun luar biasa alias jor-joran.

Tahun ini, pihaknya juga telah mempersiapkan diri menyongsong Porprov tahun 2027 di Kota Surabaya bersama KONI Kota Malang. Hessy memiliki harapan, pada porprov selanjutnya ini, tim basket Kota Malang dapat meraih emas di 4 kelas. (adv)

Intan Refa

Editor City Guide 911 FM dengan pengalaman mengelola konten berita seputar Malang Raya. Bertanggung jawab atas akurasi, kelengkapan, dan kualitas pemberitaan di cityguide911fm.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button