Pemerintahan

Kontribusi Besar UMKM Warnai Pembukaan UKW ke-59 PWI Malang Raya

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Malang – Dedi Prasetyo menyebut sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis terhadap perekonomian di Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan kontribusi terhadap jumlah unit usahanya yang mencapai 65,5 juta UMKM atau sebaar 99,9 persen.

Hal tersebut juga menjadikan UMKM sebagai sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Indonesia, hingga 96,92 persen atau 119,56 juta. Selain itu, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan menyumbang  kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB),  sebesar 57,14 persen ditingkat nasional.

Kabar baik itu disampaikan Dedi, dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan ke-59, yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, di Universitas Insan Budi Utomo.

Disisi lain kata Dedi, UMKM juga memiliki tantangan yang kompleks untuk dapat terus berkembang. Diantaranya akses pembiayaan atau permodalan, lalu kontribusi ekspor yang dinilai belum memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Kemudian minimnya pemahaman pengelolaan produk untuk negara tujuan, hingga keterbatasan SDM dalam pengelolaan ekspor.

Lalu kendala lainnya, UMKM juga masih minim dalam pemanfaatan marketplace karena beberapa keterbatasan. Meliputi keterbatasan modal untuk bisnis online, keterbatasan literasi digital, hingga keterbatasan perangkat digital.

Hal itu juga menjadi tantangan BI Malang, untuk menjaga keberlangsungan perkembangan UMKM. Sehingga BI Malang berupaya untuk terus mendukung UMKM naik kelas, melalui berbagai kontribusi dan kolaborasi.

“kita upayakan untuk terus mendorong perkembangan UMKM agar bisa naik kelas, melalui kebijakan, implementasi , hingga sinergi” ujar Dedi.

Saat  ini BI Kanwil Malang sudah berupaya melakukan pembinaan UMKM, baik UMKM Pariwisata, UMKM Hijau, UMKM Pangan, UMKM Ekspor, hingga UMKM bidang manufaktur. Melalui program pengembangan on boarding UMKM digital, bisnis matching, dan menjadikan UMKM sebagai merchant dari QRIS.

Dedi menjelaskan, sistem pembayaran melalui QRIS mampu mendongkrak UMKM untuk go digital, dengan benefit lainnya yaitu percepatan transaksi hingga menjaga daya beli masyarakat. Kemudian melalui on borading UMKM digital, BI juga memberikan pelatihan praktis terkait optimalisasi pemanfaatan teknologi. Untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing. (Yolanda Oktaviani)

Adapun sponsorship yang mendukung terselenggaranya UKW Angkatan 59 PWI Malang Raya, diantaranya :

  1. Universitas Insan Budi Utomo (UIBU)
  2. ⁠Bank Indonesia Malang
  3. ⁠Pemerintah Kota Malang
  4. ⁠Pemerintah Kabupaten Malang.
  5. Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang
  6. ⁠Otoritas Jasa Keuangan Malang
  7. ⁠Bank Central Asia (BCA) Malang
  8. ⁠PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus
  9. ⁠PT Best Profit Futures
  10. Tychi Hotel
  11. Universitas Negeri Malang (UM)
  12. ⁠Politeknik Negeri Malang (Polinema)
  13. ⁠The Alana Hotel
  14. ⁠Perumda Tugu Tirta Kota Malang
  15. ⁠Golden Tulip Hotel
  16. ⁠Ijen Suites
  17. ⁠Grand Mercure Malang Mirama
  18. ⁠Pemuda Pancasila Kota Malang
  19. ⁠Hotel Pelangi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button