NewsPeristiwa dan Kriminal

Kasus Penganiayaan Brutal di Pesanggrahan, Polisi Tunggu Visum

Proses evakuasi korban penganiayaan brutal di Desa Pesanggrahan Kota Batu. (Foto: Istimewa)
Proses evakuasi korban penganiayaan brutal di Desa Pesanggrahan Kota Batu. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Penyelidikan kasus penganiayaan yang menimpa M Zubaidi (37) di sebuah warung kopi di Desa Pesanggrahan pada Rabu (11/3/2026) kemarin terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Batu menunggu hasil visum dari tim medis sebelum melimpahkan berkasnya ke kejaksaan.

Humas Polres Batu M Huda menjelaskan bahwa hasil visum menjadi bukti penting untuk memastikan dampak luka yang dialami korban.

“Visum itu menentukan hasil akhir terkait bagian mana yang mengalami luka. Mungkin dalam waktu dekat akan segera keluar,” ujarnya.

Baca juga:

Cemburu, Laki-laki di Madiredo Aniaya Istri dengan Parang

Menurut Huda, unsur pembuktian dalam kasus ini sebenarnya sudah cukup kuat. Polisi telah mengantongi keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian serta identitas korban. Hasil visum nantinya akan menjadi pelengkap akhir.

Sebelumnya, kasus penganiayaan tersebut terjadi ketika pelaku berinisial BCP (28) warga Bumiaji mengajak M Zubaidi untuk mencuri anjing. Rencananya, anjing curian itu akan dijual ke sebuah tempat di Kecamatan Ngantang. Ajakan itu mendapat penolakan dari Zubaidi yang ternyata memicu amarah pelaku.

Entah apa yang membuat BCP seperti kesetanan dengan menyerang korban secara membabi buta menggunakan palu. Warga Karangploso itu sedikitnya mengalami 21 luka pukul di bagian kepala serta luka sayatan di punggung.

Meski sempat mengalami pendarahan hebat dan tidak sadarkan diri, kabarnya kondisi korban saat ini stabil dan tidak memerlukan tindakan operasi.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button