News

Jelang HUT Kostrad dan Kota Malang, KKSS Gelar Fun Bike Part II

dok. Istimewa

Minggu (20/3/22), Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Malang menggelar event Fun Bike yang bertempat di Balaikota Malang.

Event tersebut digelar jelang menyambut HUT Kostrad Ke – 61 tahun dan Hari Jadi Kota Malang yang berusia ke – 108 tahun. Dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Melalui sambungan telepon bersama radio City Guide FM, Ketua Panitia Fun Bike KKSS Part II – Hamzah Daeng bilang, pelaksanaan ini diadakan sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan Kota Malang yang sudah berusia ke – 108 tahun.

“Karena kami dari Sulawesi Selatan, kami adakan ini sebagai upaya untuk meningkatkan tingkat pariwisata di Kota Malang,” ujarnya.

Ia menyebut, para peserta yang diikuti sebanyak puluhan itu berasal dari dalam kota maupun luar daerah. Seperti Pasuruan, Banyuwangi, dan Jember.

Selain itu, pelaksanaan ini dibagi menjadi 5 tahap. Dengan tujuan agar tidak mengundang keramaian dimasa pandemi Covid-19.

“Kami bagi jadi 5 tahap dan kita sudah menghimbau agar para peserta tetap terapkan prokes selama pelaksanaan ini berlangsung,” tuturnya.

Rute yang dilalui oleh peserta dibagi menjadi dua. Yakni rute panjang dan rute pendek. Untuk rute panjang sendiri dimulai dari Ampeldento, Pakis, Traffic Light Simpang Tiga Masjid Sabilillah, Sukarno-Hatta, Jalan Tugu, hingga Lapangan Rampal.

Sedangkan untuk rute pendek dimulai dari Sukarno-Hatta, Idjen Boulevard, Jalan Tugu, dan Lapangan Rampal. Untuk rute-rute tersebut dibantu oleh petugas dari Kostrad maupun Dishub, agar tidak ada kemacetan lalulintas.

Daeng Hamzah juga menambahkan, ada hadiah yang bisa dibawa pulang oleh peserta Fun Bike ini. Karena pada saat mendaftar, peserta tersebut sudah mendapatkan tiket dan diundi oleh panitia.

“Jadi tidak perlu khawatir, kami sudah punya data dari peserta yang mendaftar. Sehingga pengundian nya kita lakukan secara fair,” terangnya.

Ia berharap, kegiatan ini bisa membangkitkan gairah pariwisata di Kota Malang yang 2 tahun terakhir ini berjalan stagnan.

“Kami harap event ini terus berjalan setiap tahun dan dapat memulihkan kembali perekonomian terutama pariwisata yang ada di Kota Malang tercinta,” pungkasnya. (OK)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Radio


x
%d blogger menyukai ini: