Ekonomi BisnisNews

Hutan Reborn, Rayz UMM Hotel Tanam 500 Pohon Kopi

Hotel Rayz UMM rayakan HUT ke-6 dengan aksi tanam pohon Hutan Reborn. (Foto: Naya Zahra)
Hotel Rayz UMM rayakan HUT ke-6 dengan aksi tanam pohon Hutan Reborn. (Foto: Naya Zahra)

CITY GUIDE FM, KABUPATEN MALANG – Tim manajemen Rayz UMM Hotel melakukan aksi tanam pohon sebanyak 500 batang di lahan Camp 3 Retaka Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, pada Kamis (15/1/2026). Aksi bertajuk Hutan Reborn ini merupakan momen dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Rayz UMM Hotel ke-6 tahun.

Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Malang Dr Ahmad Juanda Ak MM CA yang turut hadir di sana mengungkapkan bahwa program ini bukan penanaman simbolis semata. Melainkan upaya membangun kembali kawasan hijau yang hidup, produktif dan memberi manfaat ekologis.

“Saya sangat mengapresiasi atas nama universitas, inisiatif Rayz Hotel. Dalam rangka menangkap momentum, walaupun kemasannya adalah anniversary tapi momentumnya adalah menyelamatkan bumi. Salah satunya adalah penanaman bersama di atas lahan UMM yang masih banyak yang kosong,” kata Dr Ahmad Juanda.

Jenis pohon yang ditanam ini adalah pohon kopi robusta dan pisang emas kirana sebagai tanaman inang. Kata Juanda, pohon yang sudah tertanam ini dapat menjadi bahan kajian akademik sebagai salah satu komoditas unggulan.

“Lahan ini dikelola oleh PT Retaka yang didirikan oleh UMM. Rencana besarnya memang untuk lahan pertanian, tetapi diusahakan bisa untuk eduwisata dan sarana olahraga yang akrab dengan alam,” imbuhnya.

Hotel Manager Rayz UMM Yanuar Arifien menambahkan sengaja memilih aksi tanam pohon agar dapat memberi manfaat kepada sekitarnya. Lantas, pilihan jatuh pada tanaman kopi karena karakteristiknya yang relatif adaptif terhadap kondisi lingkungan di Kecamatan Dau.

“Ia punya kemampuan menjaga tutupan lahan dan struktur tanah. Terlebih dalam setahun, bibit ini sudah bisa tumbuh. Kita ada sumbangan bibit juga dari kopi Sumawe,” kata Yanuar.

Selain itu, pohon emas kirana juga berfungsi sebagai penaung alami yang membantu menciptakan mikroklimat, menjaga kelembapan tanah dan mengurangi risiko erosi. Selama beberapa bulan ke depan, para Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang akan melakukan perawatan dan memastikan ratusan bibit tersebut tumbuh sempurna.

“Pasca penanaman ini, kita akan bergandengan dengan PT Retaka, sementara ini kita menanam satu varietas kopi robusta 308. Ke depan, memang rencananya untuk hutan pendidikan. Selanjutnya kita akan tanam lagi beberapa varietas kopi arabica, kopi sumatra,” kata Ketua Jatam Malang M Syahri.

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button