KesehatanNews

Hasil Uji Sampel Takjil Kota Malang, Sebagian Besar Aman

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif. (Foto: Heri Prasetyo)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan mayoritas makanan dan minuman di pasar takjil dalam kondisi aman. Sekitar 98 persen sampel yang diuji dinyatakan memenuhi syarat keamanan pangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif menyampaikan bahwa dari 19 pasar takjil, sebagian besar produk jajanan memenuhi standar kesehatan.

“Secara umum, sebagian besar memenuhi syarat. Hampir 98 persen lah memenuhi syarat,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Meski demikian, pihaknya masih menemukan sebagian kecil sampel yang tidak memenuhi ketentuan. Ketidaksesuaian tersebut umumnya akibat penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) yang tidak direkomendasikan. Seperti pewarna, pemanis, penyedap, maupun pengawet tertentu.

Selain itu, terdapat pula temuan potensi kontaminasi bakteriologis seperti E. coli yang memerlukan pengujian lanjutan. Jenis makanan dan minuman sampel antara lain cilok, saus, peyem, bubur serta aneka minuman segar.

Namun, Husnul belum merinci secara spesifik produk mana yang tidak memenuhi syarat karena data detailnya tercatat dalam laporan masing-masing kecamatan. Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah memberikan umpan balik kepada para pedagang.

Edukasi terkait higiene sanitasi dan keamanan pangan, termasuk anjuran untuk mengganti atau mensubstitusi bahan yang mengandung BTP ilegal. Untuk sampel yang hasilnya positif secara bakteriologis maupun kimia, petugas akan melakukan pengambilan sampel ulang guna memastikan hasil pemeriksaan.

“Karena alamat dan identitas penjual jelas, kami sampaikan agar bahan yang tidak direkomendasikan itu tidak lagi digunakan saat berjualan berikutnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Malang meningkatkan pengawasan keamanan pangan dengan melakukan pengambilan sampel jajanan di sejumlah pasar takjil. Salah satunya di lapak takjil Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun. Ini untuk memastikan jajanan takjil benar-benar aman dan layak konsumsi selama bulan suci Ramadan.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button