Dispangtan: Efek El Nino Tidak Terlalu Signifikan di Kota Malang

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Fenomena El Nino yang diprediksi terjadi mulai April ini menandakan musim kemarau telah tiba. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi mengklaim ketersediaan air untuk sektor pertanian aman sepanjang tahun.
Kata Slamet, mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di wilayah Jawa Timur tahun ini tergolong dalam kategori sedang. Fenomena El Nino tahun dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian di Kota Malang.
“Untuk wilayah Kota Malang selama satu tahun penuh, baik musim hujan maupun musim kemarau. Ketersediaan air cukup lancar, walaupun di musim kemarau,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Ia menambahkan, hingga akhir April, curah hujan masih akan terjadi di sejumlah wilayah Kota Malang. Kondisi ini turut membantu menjaga pasokan air.
Selain itu, sistem irigasi teknis yang dimiliki Kota Malang menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas suplai air ke lahan pertanian. Dengan dukungan infrastruktur tersebut, petani, khususnya yang menanam komoditas padi, tetap mendapatkan pasokan air yang memadai.
“Alhamdulillah, pertanian di Kota Malang. Utamanya komoditas padi, cukup tersedia airnya karena seluruh irigasi yang ada merupakan irigasi teknis,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, para petani tetap dapat menjalankan aktivitas pertanian secara optimal tanpa kekhawatiran terhadap kekurangan air. Khususnya pada lahan sawah.
Editor: Intan Refa




