Dishub Kota Malang Turunkan Personel di Pasar Takjil

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Memasuki hari pertama Ramadan, Dinas Perhubungan Kota Malang mengantisipasi potensi kemacetan imbas maraknya pasar takjil dadakan di sejumlah ruas jalan. Tidak lebih dari 10 personel diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di lima titik rawan kepadatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaya Saleh Putra mengatakan penempatan personel secara terbatas ini karena volume aktivitas di hari pertama biasanya belum terlalu tinggi.
“Masih di hari pertama, jadi kita bagikan personel tidak terlalu jauh. Biasanya di hari pertama memang belum terlalu banyak,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Pihaknya memfokuskan pengamanan di lima titik yang berpotensi terjadi kemacetan, di Jalan Muharto, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Sulfat serta Jalan Surabaya.
Lokasi-lokasi tersebut merupakan ruas jalan yang tidak memiliki kantong parkir atau lokasi khusus untuk pedagang kaki lima. Sehingga berpotensi memicu perlambatan arus kendaraan.
“Kalau di Soehat relatif sudah tidak macet karena selama ini sudah difasilitasi. Tapi seperti Jalan Surabaya, Jalan Kolonel Sugiyono, Jalan Muharto itu kan di jalan yang memang tidak ada lokasi khusus, sangat mungkin jualan di badan jalan,” jelasnya.
Untuk mengurai kepadatan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Malang. Ia juga mengingatkan agar pedagang yang sebelumnya sudah mendapat fasilitas tidak kembali membuka lapak di lokasi lain dengan koordinator yang sama. Sehingga memunculkan titik kemacetan baru.
Ia memaklumi adanya penjaja takjil dadakan ini merupakan tradisi musiman selama Ramadan. Maka yang terpenting baginya adalah penataan agar tidak merugikan sebagian masyarakat yang lain.
Reporter: Heri Prasetyo
Editor: Intan Refa




