NewsOlahraga

Arema FC Antisipasi Performa Persijap Jepara Jelang Laga

Pelatih Arema FC Marcos Santos. (Foto: Heri Prasetyo)
Pelatih Arema FC Marcos Santos. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Jelang perjamuan kontra Persijap Jepara, Pelatih Arema FC Marcos Santos mengantisipasi kekuatan lawan yang meningkat di putaran kedua kompetisi. Berdasarkan jadwal, Arema FC akan melawan Persijap Jepara pada Senin (2/2/2026) mendatang.

Marcos mengaku cukup mengenal pelatih baru Persijap Jepara yang sebelumnya pernah melatih Biak. Maka, ia meminta anak asuhnya tampil lebih waspada, terutama terhadap striker berbakat Persijap.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Persijap baru saja menang dan mereka banyak berubah, baik dari sisi pemain maupun staf pelatih. Mereka kedatangan pelatih dan pemain bagus. Tapi tidak ada alasan bagi kami untuk tidak bermain lebih baik dan mengambil poin penuh di kandang,” ujar Marcos Santos usai sesi latihan di Lapangan DFP Pakis, Kabupaten Malang, pada Kamis (29/1/2026) pagi.

Ini salah satu alasan mendatangkan sejumlah pemain baru, meski ia menilai kedalaman skuad cukup baik. Salah satunya penjaga gawang, yang idealnya memiliki tiga hingga empat kiper aktif dalam tim utama.

“Kami selalu bekerja dengan empat kiper. Pemain dari akademi tidak bisa selalu bergabung karena fokus ke kompetisi mereka. Jadi kami butuh kiper tetap di sini,” jelasnya.

Di sektor penyerangan, masalah penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama tim. Marcos menilai para pemain kerap gagal memaksimalkan peluang akibat kurang fokus dan tekanan bermain di klub besar seperti Arema.

“Tim menciptakan banyak peluang dan bermain menyerang, tapi gagal mencetak gol. Masalahnya ada pada konsentrasi dan tekanan. Ini perlu evaluasi supaya pemain lebih produktif,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Arema mendatangkan beberapa pemain baru seperti Vinicius, Gabi dan França untuk mempertajam lini serang. Selain Vinicius, Marcos juga menyebut nama Dedik sebagai alternatif di lini depan.

Pelatih Singo Edan itu bahkan membuka kemungkinan memainkan duet Vinicius bersama Dalberto di lini depan. Sayangnya, Dalberto harus absen pada laga berikutnya karena sanksi.

“Bisa saja mereka bermain bersama. Di Brasil, duet seperti Bebeto dan Romário pernah membawa juara dunia. Jadi Dalberto dan Vinícius pasti bisa bermain bersama,” ucapnya.

Marcos juga mengungkapkan kepuasannya terhadap aktivitas transfer Arema di paruh musim. Ia menilai sebagai klub besar, Arema wajib terus memperkuat skuad demi memenuhi ekspektasi suporter.

“Saya senang dengan pemain-pemain baru yang datang. Arema tim besar, tidak bisa menerima posisi di klasemen sekarang. Arema pantas mendapatkan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia mengaku turut memberikan rekomendasi pemain sesuai kebutuhan tim, baik lokal maupun asing.

“Saya memberi beberapa saran ke manajemen dan mereka menindaklanjutinya. Lebih banyak pemain harus datang untuk membantu kami mendapatkan poin,” imbuhnya.

Di lini belakang, Arema juga akan mendatangkan satu bek murni tambahan untuk menambal beberapa pemain yang hengkang.

“Kami kehilangan Gustavo, Brandon, dan Yann Motta. Jadi kami perlu mendatangkan pengganti untuk sektor pertahanan,” tutup Marcos.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button