Melihat Efektivitas Program Apel Gratis Kota Batu

CITY GUIDE FM, IDJEN TALK – Plh Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Sri Yunani sejak program Angkutan Pelajar (Apel) Gratis yang digagas oleh Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai berjalan, saat ini telah mencapai 9 koridor dengan 8 jalur aktif. Jumlah armada pun meningkat dari 42 menjadi 65 unit.
Tidak hanya menjangkau di pusat kota tapi juga sampai wilayah pinggiran seperti Sumber Brantas dan Oro-oro Ombo.
“Kami menargetkan jumlah armada bisa bertambah menjadi 84 unit tahun ini,” kata Sri Yunani.
Pihaknya rutin melakukan evaluasi termasuk penguatan sosialisasi ke sekolah-sekolah bersama kepolisian soal keselamatan dan aturan berkendara bagi pelajar. Ia juga tengah mendata para sopir untuk memberikan perlindungan.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Batu Ady Sayoga mengatakan penting untuk memastikan pelaksanaan program APEL Gratis sudah sesuai dengan SOP termasuk dari sisi jam operasional, cakupan rute dan efektivitas sasaran pengguna.
Pihaknya mendorong agar Dishub Kota Batu tetap proaktif, terutama dalam menjaga kesinambungan anggaran dan meningkatkan kesejahteraan para sopir.
“Pemerintah memberi subsidi bagi sopir per harinya sebesar Rp129 ribu dengan total kebutuhan sekitar Rp2 miliar tiap tahun untuk 65 armada saat ini,” kata Ady.
Pakar Transportasi Universitas Widya Gama Malang Prof Aji Suraji mengapresiasi langkah Pemkot Batu yang menghadirkan program APEL Gratis sebagai bentuk pelayanan publik bidang transportasi dan pendidikan. Menurutnya, kebijakan itu sangat relevan.
“Mengingat banyak anak di bawah umur yang sebelumnya pergi ke sekolah menggunakan motor sendiri. Dan APEL Gratis hadir sebagai solusi nyata yang menjawab permasalahan itu,” kata Prof Aji.
Tidak hanya itu, Aji menilai orang tua juga tidak perlu repot lagi antar-jemput anak setiap hari. Dengan demikian ini dapat menekan tingkat pelajar yang menggunakan sepeda motor.(FARICHA UMAMI)
Editor : Intan Refa