News

Wali Kota Malang Sidak MPP Ramayana, Ratusan Warga Terlayani di Hari Pertama ASN Kerja

Sumber: City Guide FM

City Guide – Kota Batu, Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Klemuk, tepatnya di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, Rabu (25/3) sekitar pukul 12.41 WIB.

Sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi L 6167 UA yang ditumpangi satu keluarga mengalami rem blong saat melintasi turunan ekstrem dari arah Pujon menuju Kota Batu.

Kendaraan tak terkendali hingga akhirnya menghantam tembok rumah warga di tepi jalan.
Ketua Relawan Klemuk, Suliyanto, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas cukup padat pada momen H+4 Idul Fitri.

“Benar terjadi kecelakaan tunggal. Pengendara meninggal dunia di lokasi, sementara korban lainnya langsung kami evakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.

Korban meninggal diketahui bernama Ari Wibowo (38), warga Sukomanunggal, Surabaya. Ia mengalami cedera berat di bagian kepala akibat benturan keras.

Sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka. Rahayu (45) mengalami luka ringan di bagian wajah. Dua anak yang turut dibonceng, masing-masing berinisial DBS (12) dan NAR (9), mengalami luka cukup serius. DBS dilaporkan mengalami patah tulang pada kedua kaki, sedangkan NAR mengalami luka lecet. Ketiga korban saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Hasta Brata.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu oleh faktor manusia yang tidak mampu mengendalikan kendaraan di jalur menurun tajam
“Pengendara diduga kurang dapat menguasai kecepatan kendaraan saat melintasi jalan menurun, sehingga kendaraan mengalami rem blong dan keluar kendali,” jelas Kevin dalam keterangan resminya

Sepeda motor yang digunakan mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp5 juta. Polisi juga telah mengamankan kendaraan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kecelakaan di Jalur Klemuk, terutama bagi pengendara motor matik yang melintasi medan turunan panjang dengan beban penumpang berlebih.

Reporter: Asrur Rozi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button