Ijen TalkNews

Ruang Ekspresi Anak Masih Minim

Dokumen Istimewa

Hal itu dikatakan Pemerhati Anak DI LPA Jatim – M. Isa Ansori dalam talkshow idjentalk pagi ini (28/4). Kata Isa, keberpihakan negara pada persoalan anak masih rendah, yang terlihat dari minimnya ruang ekspresi pada anak.

Isa mengatakan, di jawa timur sendiri pada tahun 2021, ada  sekitar 363 kekerasan pada anak, dimana Anak Berkonflik dengan hukum (ABH) sekitar 100 kasus, dimana ABH ini dibagi dua ada pelaku 167 dan Korban 463.

Kata Isa, kalau dilihat dari trennya, korban kriminalitas anak ini terjadi pada kelompok, yang dilatarbelakangi ruang-ruang ekspresi anak masih rendah, lalu akhirnya anak menggunakan fasilitas publik untuk melampiaskan ekspresinya. Isa mencontohkan, anak bermain di jalanan, kebut-kebutan dan kenakalan yang lain. (Elsa Renika)

Sumber : City Guide FM 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Radio


x
%d blogger menyukai ini: