NewsTransportasi

Polres Batu Kaji Jalur Klemuk Jadi Satu Arah, Urai Kepadatan

Jalur Klemuk dari arah Pujon ke Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)
Jalur Klemuk dari arah Pujon ke Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Polres Batu tengah mengkaji opsi pembukaan Jalur Klemuk sebagai rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas selama masa libur Lebaran 2026. Salah satu opsi yang mengemuka adalah memberlakukan sistem satu arah, yakni hanya membuka jalur untuk kendaraan yang melaju turun menuju Kota Batu.

Fokus utama dalam kajian ini adalah mengenai skema keselamatan, mengingat karakteristik Jalur Klemuk yang memiliki turunan sangat curam. Secara teknis, Jalur Klemuk mampu memangkas jarak tempuh antara pusat Kota Batu menuju Kecamatan Pujon hingga 0,8 kilometer.

“Mungkin bisa rapat kembali dengan forum lalu lintas untuk jalur yang di Klemuk. Kalau nanti itu tidak kita buka, eman-eman, kita sudah membuat jalan itu tapi tidak bisa digunakan,” jelas Wakapolres Batu AKBP Anton Widodo.

Baca juga:

Rem Depan Tak Fungsi, Pemotor Kritis Usai Meluncur di Jalur Klemuk

Langkah ini untuk menekan risiko kecelakaan akibat rem blong yang beberapa kali terjadi di kawasan tersebut pada periode sebelumnya. Polres Batu berencana menambah fasilitas keamanan berupa jalur penyelamat di beberapa titik.

“Kalau jalan turun memang kemarin juga celaka karena ngeblong remnya. Tetapi bisa kita siasati nantinya kita buatkan jalur keselamatan. Jadi buang mulai dari atas, mungkin dari atas bisa tambah lagi satu atau dua lagi. Sehingga ketika ngeblongnya sudah mulai dari atas, jalur keselamatan bisa digunakan,” tambahnya.

Berdasarkan evaluasi tahun lalu, kepadatan di jalur Payung sering kali menyebabkan perlambatan arus yang memanjang mulai dari Exit Songgoriti hingga Pujon. Keberadaan Jalur Klemuk bisa menjadi solusi jitu untuk mengurai titik-titik sumbatan tersebut agar arus wisatawan dan pemudik tetap mengalir.

Selain kesiapan infrastruktur, aparat kepolisian juga memperketat pemberian imbauan melalui rambu-rambu peringatan yang terpasang di sepanjang jalur. Para pengendara, khususnya kendaraan non-matic untuk selalu menggunakan gigi rendah saat melintasi turunan tajam Klemuk.

Sedangkan bagi pengguna motor matic, perlu kewaspadaan ekstra untuk menghindari risiko panas berlebih pada piringan rem. Hingga H+3 Lebaran, Jalur Klemuk kendaraan roda 4 masih belum boleh melintas.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button