NewsPemerintahan

PKL di Sekitar Masjid Jami Masih Jadi Kendala Pengaturan Lalin

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra. (Foto: Heri Prasetyo)
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang masih mencari cara untuk mengatur PKL yang berada di sekitar Alun-alun Merdeka Kota Malang. Tepatnya PKL yang menempel di sekitar Masjid Jami.

“Yang paling perlu diperhatikan adalah masih adanya pedagang-pedagang (PKL), terutama yang ada di depan Masjid Jami. Yang menempel di Masjid Jami, ini seharusnya tidak terjadi,” Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaya Saleh Putra.

Kewenangannya pada pengaturan lalu lintas di lingkar kawasan alun-alun, cukup terganggu dengan keberadaan PKL. Kepadatan pun tidak dapat terhindari, terutama pada hari Jumat dan akhir pekan.

“Setelah salat Jumat, pergerakan masyarakat meningkat. Apalagi menjelang akhir pekan, Sabtu sudah mulai terjadi pergerakan orang yang datang maupun keluar Kota Malang, termasuk untuk belanja dan persiapan kebutuhan,” jelasnya.

Lonjakan aktivitas juga terlihat di kawasan pertokoan Ramayana, yang turut menyumbang tingginya mobilitas warga. Kondisi ini membuat penataan PKL semakin kompleks karena bersinggungan langsung dengan arus kendaraan dan pejalan kaki.

Widjaya mengaku terus memberikan imbauan kepada para pedagang yang berjualan di titik terlarang.

“Kami sudah sampaikan terus-menerus. Namanya juga ada keterbatasan, kita tidak bisa stand by setiap hari. Tapi kita tidak pernah lelah mengingatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid KKU) Satpol PP Kota Malang Mustaqim Jaya juga mengakui kendala yang sama.

“Penertiban sudah kami lakukan. Tapi tidak semudah itu, karena harus ada solusi. Kalau hanya diusir, mereka mau ditaruh di mana?” ujarnya.

Walaupun memang saat ini, Pemkot Malang tengah melakukan uji coba penataan PKL dengan pembagian waktu dan lokasi. Setiap hari Sabtu, sebagian PKL berjualan di depan Kantor Pos.

“Kalau konsep penataan sudah jelas dan tempatnya sudah ditentukan, kami siap menertibkan sesuai aturan. Intinya harus ada solusi dulu, mau dibawa ke mana para PKL ini,” tegas Mustaqim.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button