Ijen TalkNews

Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Masih Sulit Didapat

dok.istimewa

Hal itu disampaikan Direktur Yayasan “Waroeng Inklusi” Malang – Afifah Setiana dalam talkshow idjentalk Radio City Guide pagi ini (26/8). Kata afifah, Wacana dan program dari pemerintah kota malang untuk pendidikan inklusi sudah bagus, tapi realita di lapangan masih sangat jauh, seperti fakta sekolah reguler  banyak yang tidak menerima anak disabilitas, kurangnya tenaga pendidik khusus dan pemahaman ke guru menerima anak berkebutuhan khusus dalam sekolah reguler.

Kata Afifah, Semakin lama jumlah ABK semakin tinggi, dan sekolah khusus seperti sekolah luar biasa (SLB) kuotanya terbatas. ABK sebenarnya bukan hanya pada mereka yang kekurangan secara fisik, tapi ada juga keperluan bagi mereka yang sulit konsentrasi dll.

Afifah juga menyebut, Tenaga pendidik khusus tidak masuk di dapodik , padahal mereka mengajar lebih dari guru kelas, dan kurikulum sekolah inklusi juga berbeda dengan sekolah reguler karena disesuaikan kebutuhan dan kemampuan anak. (EL)

 Sumber : City Guide FM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Radio



x
%d blogger menyukai ini: