Ijen TalkNews

Masyarakat Harus Menjadi Objek Dan Dilibatkan Benar Dalam Mitigasi Bencana

Dok.istimewa

Kamis (22/9), dalam talkshow idjentalk radio city guide, Kadiv Kesehatan & Psikologi Pusat Studi Kebumian & Kebencanaan UB – Mukhamad Fathoni mengatakan, Kota batu sebagai hulu selalu ada potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di musim hujan. Kata Fathony, dengan kondisi hutan dan sungai yang sudah berubah, serta fungsinya tidak berjalan optimal ada resiko bencana seperti banjir besar di musim hujan.

Fathony menyebut, Banjir sendiri beragam, ada banjir yang terjadi di hulu karena luapan, banjir genangan yang tingginya tidak lebih dari 30 cm, dan banjir bandang yang parah. Fathony menjelaskan, setiap resiko bencana yang ada di musim hujan perlu dimitigasi dari manusianya, dimana masyarakat dilibatkan sebagai subjek bukan hanya sebagai objek.

Fathony menjelaskan, sebenarnya perguruan tinggi sudah memberikan rekomendasi peta dan hasil studi soal risiko dan potensi bencana khususnya di kota batu, tapi kurang ditegakkan pemda, karena sering terbentur soal citra kota batu sebagai kota wisata. (Elsa Renika)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Radio


x
%d blogger menyukai ini: