News

Lagi, Mahasiswa Bundir di Suhat Kota Malang

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Seorang mahasiswa berinisial CLS (20), warga Jakarta Pusat, ditemukan meninggal dunia setelah diduga bunuh diri di sebuah apartemen di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. Korban tewas di lokasi kejadian setelah terjatuh dari lantai 11 gedung tersebut.

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga usai terdengar suara benda jatuh dari ketinggian. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan di lantai dasar apartemen. Berdasarkan informasi awal, korban merupakan penghuni kamar nomor 51 di lantai 11. Motif bundir masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Merespon Hal itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak terkait meningkatnya kerentanan kesehatan mental di kalangan mahasiswa, khususnya di kota pendidikan seperti kota Malang.

Ia menyebut, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk terlibat dalam upaya pencegahan, meskipun kewenangan pendidikan tinggi berada di tingkat kementerian.

“Karena tempat kejadian perkara berada di Kota Malang, maka pemerintah kota wajib berkolaborasi,” ujarnya, Rabu(25/3/26).

Amithya menekankan pentingnya penguatan sistem perlindungan di lingkungan kampus. Menurut dia, kampus perlu memastikan mahasiswa memahami dan dapat mengakses layanan pendampingan, seperti klinik kesehatan mental maupun fasilitas bantuan lainnya.

Ia juga mendorong adanya komunikasi intensif antara pemerintah daerah dengan pihak kampus, termasuk para rektor, guna mengevaluasi kondisi mahasiswa dan mencari akar persoalan. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah asal mahasiswa dinilai perlu untuk memperkuat pengawasan.

“Mahasiswa yang datang ke Malang berasal dari berbagai daerah. Karena itu, perlu ada komunikasi antar pemerintah untuk sama-sama menjaga,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, kampus, keluarga, dan media menjadi kunci dalam membangun sistem pencegahan yang efektif.

“Anak-anak kita ini tidak bisa hanya dijaga oleh keluarga saja, tetapi perlu keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button