Budaya dan PariwisataNews

Kemenpar Tinjau Kesiapan Wisata di Kota Batu Jelang Libur Lebaran

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati yang akrab disapa Ni Luh Puspa berkunjung ke Jatim Park 3. (Foto: Asrur Rodzi)
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati yang akrab disapa Ni Luh Puspa berkunjung ke Jatim Park 3. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa melakukan kunjungan kerja ke destinasi wisata Kota Batu pada Rabu (11/3/2026) jelang libur panjang Lebaran dan Nyepi 2026. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Jatim Park 3.

“Hari ini kami bersama Pak Wakil Wali Kota meninjau langsung kesiapan Jatim Park 3. Karena di sini banyak wahana buatan, kami meminta pengelola melakukan pengecekan menyeluruh secara berkala. Keselamatan wisatawan adalah prioritas utama,” ujar perempuan kelahiran 1986 tersebut.

Selain memastikan kesiapan teknis wahana, ia juga mengingatkan pengelola destinasi wisata untuk memperhatikan kapasitas daya tampung (carrying capacity).

Baca juga:

Meski Cuaca Ekstrem, Wisata Kota Batu Diharapkan Tetap Ramai

“Jangan karena libur kemudian memaksakan jumlah wisatawan untuk masuk,” tegasnya.

Berkaca kejadian tahun lalu, wahana harus aman

Popularitas wisata Jatim Park harus beriringan dengan tanggung jawab pengelola untuk memastikan setiap wahana permainan aman.

“Itu penting sekali, karena ketika musim libur anak-anak akan sangat ramai berkunjung. Kami ingin memastikan pengelola sudah melakukan pengecekan berkala terhadap wahana bermain,” kata Ni Luh Puspa.

Hal ini berkaca dari insiden kecelakaan wahana yang sempat terjadi di Jatim Park 1 pada 8 April 2025. Seorang remaja terjatuh dari wahana 360 Pendulum setelah pengaman bangkunya terlepas.

Korban jatuh dari ketinggian 10 meter dan mengalami patah tulang pada kaki kanan serta jari tangan. Akibatnya, operasional wahana Pendulum dihentikan sementara untuk investigasi lebih lanjut.

Dorong edukasi komodo

Saat meninjau wahana Dino Park, Ni Luh Puspa menyoroti belum adanya representasi satwa endemik Indonesia yakni komodo. Satwa yang berjuluk “dinosaurus terakhir” itu seharusnya dapat menjadi elemen edukasi yang menarik yang cukup relevan dengan tema Dino Park.

Banyak yang menganggap reptil raksasa itu sebagai salah satu spesies purba yang masih bertahan hingga sekarang dan hidup di beberapa pulau Nusa Tenggara Timur.

“Menurut saya menarik. Komodo juga merupakan salah satu satwa endemik Indonesia yang dilindungi dan bisa dibilang sebagai hewan purba,” jelas Ronny.

Kata Ronny, tema komodo sebenarnya sudah pernah menjadi tema di salah satu destinasi milik JTP Group di Kota Batu. Tepatnya di Museum Satwa Jatim Park 2. Meski demikian, ia menilai tidak menutup kemungkinan konsep tersebut kembali muncul dalam bentuk yang berbeda di Dino Park.

Edukasi ini tentu menjadi trigger bagaimana kondisi komodo di habitat aslinya di Taman Nasional Komodo.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia dan Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat menyoroti pembangunan infrastruktur program Destinasi Pariwisata Super Prioritas berpotensi mengubah lanskap alami habitat komodo.

Tiga wahana baru

Direktur Jawa Timur Park Group Ronny Sendjojo mengatakan telah melakukan pemeliharaan mesin wahana hingga pembaruan fasilitas pendukung. Untuk momen libur Lebaran kali ini, pihaknya telah menyiapkan tiga wahana baru serta sejumlah atraksi tambahan.

“Selama puasa ini kami sudah bersiap melakukan berbagai perbaikan, baik yang sifatnya rutin maupun berkala. Kami ingin memastikan seluruh tamu dapat terakomodasi dengan baik dan aman saat libur Lebaran nanti,” kata Ronny.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyatakan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk memastikan kesiapan destinasi wisata.

“Kebetulan di Batu ini ada beberapa destinasi wisata unggulan. Insyaallah semuanya sudah siap. Dinas Pariwisata juga sudah melakukan pengecekan langsung dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata di Kota Batu,” ujarnya.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button