LifestyleNews

Hujan Turun, Penjualan Cincau Kota Malang Ikut Turun

Proses produksi cincau di Kota Malang. (Foto: Heri Prasetyo)
Proses produksi cincau di Kota Malang. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Intensitas hujan yang relatif sering ternyata cukup membuat penjualan cincau mengalami penurunan. Salah satu industri rumahan di Kebalen, Kelurahan Kotalama, jumlah produksinya terus menurun sejak awal Ramadan.

Haryati, pemilik usaha produksi cincau tersebut mengatakan pada hari pertama puasa, ia masih memproduksi sekitar 110 blek (kaleng). Namun, angka itu berangsur turun menjadi 100 hingga terakhir hanya 80 blek.

“Sekarang merosot banyak. Biasanya bisa 200 sampai 250 blek kalau cuaca panas,” ujar Haryati.

Menurut dia, kondisi cuaca sangat memengaruhi permintaan cincau. Saat suhu panas, produksi dapat mencapai 180 hingga 200 blek per hari. Sebaliknya, saat musim hujan, permintaan cenderung menurun karena daya beli dan minat masyarakat terhadap minuman segar berkurang.

Pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, beberapa pedagang bisa mengambil hingga 50 blek per hari. Kini, jumlah tersebut turun drastis menjadi sekitar 10 blek.

Sementara pedagang musiman Ramadan rata-rata mengambil 6 hingga 8 blek per hari. Kondisi ini jauh menurun dari Ramadan tahun lalu.

“Semua turun. Jadi produksinya juga ikut dikurangi,” katanya.

Haryati memperkirakan tren penurunan akan berlanjut hingga akhir Ramadan. Menurutnya, secara umum permintaan cincau memang mulai menurun memasuki pertengahan hingga akhir bulan puasa dan biasanya kembali normal setelah Idulfitri.

“Yang penting sehat. Disyukuri saja,” ujarnya.

Ia berharap cuaca kembali cerah agar permintaan cincau meningkat, seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap minuman segar.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button