Harga Ayam Terus Terkerek Naik Jelang Ramadan

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Menjelang bulan suci Ramadan, harga daging ayam di Pasar Bunul mengalami kenaikan signifikan. Saat ini harga ayam potong berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram. Naik dari harga normal sebelumnya yang berkisar Rp35 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut telah terjadi selama beberapa hari terakhir dan kemungkinan masih akan terus berlanjut. Salah satu pedagang ayam di Pasar Bunul Sunami mengatakan harga ayam sudah naik selama tiga hari terakhir dan ada kabar akan kembali naik dalam waktu dekat.
“Sekarang Rp40 ribu, besok katanya naik lagi. Kenaikannya bisa Rp500 sampai Rp1.000,” ujar Bu Sunami di lapaknya Selasa (10/2/2026).
Sunami mengaku belum mengetahui secara pasti mengapa harga ayam terus naik. Namun, ia mendengar kabar burung ada pengaruh dari meningkatnya permintaan dalam jumlah besar.
“Katanya karena ada MBG, ngambil ayamnya banyak-banyak,” katanya.
Meski harga naik, Sunami menyebut penjualan relatif masih berjalan normal. Masyarakat masih tetap beli karena merupakan salah satu kebutuhan pokok.
“Masih laku, mungkin orang takut kurang gizi kalau enggak beli ayam. Untuk stok aman,” tambahnya.
Ia mengaku rata-rata menjual sekitar 160 ekor ayam per hari, jumlah yang tidak jauh berbeda dari hari-hari sebelumnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Hasanah, sesama pedagang daging ayam di Pasar Bunul. Ia menyebut harga ayam saat ini terus mengalami kenaikan dan sudah berlangsung cukup lama.
“Biasanya normal Rp35 ribu, sekarang Rp40 ribu, besok bisa Rp42 ribu. Naiknya terus,” ujarnya.
Hasanah mengaku kenaikan harga ini berdampak pada penurunan penjualan.
“Karena mahal jadi enggak laku. Kalau enggak laku ya enggak dapat uang,” katanya.
Ia memprediksi harga bisa menembus Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram jika kenaikan terus berlanjut hingga mendekati Ramadan dan Lebaran.
Tidak hanya penjual, kenaikan harga ayam tentu terasa pula bagi para pembeli. Nur Handayani misalnya, penjual lauk pauk ini mengatakan hampir semua bahan pokok mengalami kenaikan jelang Ramadan.
“Cabai naik, bawang merah naik, telur juga. Ayam tetap dibeli karena kebutuhan,” katanya.
Ia mengaku tidak menaikkan harga jual makanannya meski biaya belanja meningkat.
“Pengeluaran lebih banyak, untung jadi berkurang. Tapi tetap disyukuri saja,” ujarnya.
Para pedagang dan pembeli berharap harga kebutuhan pokok, khususnya daging ayam, tidak terus melonjak agar daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan.
Reporter: Heri Prasetyo
Editor: Intan Refa




