NewsPendidikan

FTP UB Berubah Jadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem

Perubahan nama FTB UB menjadi FTAB. (Foto: Heri Prasetyo)
Perubahan nama FTB UB menjadi FTAB. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) kini bertransformasi menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB). Perubahan ini selarasa dengan perluasan fokus keilmuan dari teknologi pertanian konvensional menuju sistem agroindustri modern dan biosistem terintegrasi.

Dekan FTAB UB Prof Yusuf Hendrawan menegaskan bahwa transformasi ini sebagai bentuk adaptasi terhadap pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri.

“Sekarang keilmuan di fakultas ini sudah sangat luas. Tidak hanya pertanian dalam arti sempit, tetapi juga bioproses, lingkungan, pangan, bioteknologi, hingga sistem biosistem. Semua itu kami rangkum dalam konsep agroindustri dan biosistem,” ujarnya saat mengumumkan perubahan nama dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-28 FTP.

Pada momentum ini, pihaknya menjalin sejumlah kolaborasi internasional. Antara lain dengan perusahaan Jepang Shibuya Shiki untuk teknologi sortir buah, Kubota Machinery dalam pengembangan mesin pertanian tebu, serta IDEA AI Australia untuk pengembangan aplikasi kecerdasan buatan di sektor pertanian.

Tak hanya itu, fakultas ini juga telah meluncurkan 92 buku ilmiah ber-ISBN untuk memperkaya literatur ilmiah nasional. Serta memiliki hak paten terbanyak di lingkungan Universitas Brawijaya.

Ketua Senat FTP UB Prof Bambang Susilo mengungkapkan bahwa perubahan identitas fakultas juga bertujuan mengubah cara pandang publik terhadap teknologi pertanian.

“Selama ini teknologi pertanian sering dipersepsikan hanya sebatas bercocok tanam. Padahal yang kami kembangkan jauh lebih luas, mencakup otomasi mesin, pengolahan hasil, industri pertanian, hingga sistem biosistem modern,” jelasnya.

Ia menambahkan, FTP UB menjadi salah satu pionir di Indonesia yang berani melakukan transformasi dari fakultas teknologi pertanian menuju konsep agroindustri dan biosistem.

“Transformasi ini membawa energi baru. FTP UB punya peran strategis dalam menjawab persoalan pangan, industri, dan keberlanjutan, baik di tingkat nasional maupun global,” kata Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo.

Reporter: Heri Prasetyo

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button