Budaya dan PariwisataNews

Disparta Kota Batu Bahas Potensi Wisata Malam dengan PHRI

Salah satu rencana titik pemberhentian (halte) bus Trans Jatim di Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)
Salah satu rencana titik pemberhentian (halte) bus Trans Jatim di Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Kota Batu memang kaya wisata alam dan buatan. Tapi umumnya hanya beroperasi hanya sampai petang menjelang. Sedangkan, wisata yang buka hingga malam hari di Kota Batu masih terbatas. Satu yang cukup familiar adalah Batu Night Spectacular (BNS).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto menyampaikan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk membahas potensi penguatan wisata malam.

“Nanti kita akan coba koordinasi ataupun menyampaikan ke teman-teman PHRI untuk peningkatan wisata yang malam,” ujarnya.

Memang kata Onny, Pemerintah Kota Batu tidak memberikan pembatasan khusus terhadap operasional pariwisata malam. Karena hal tersebut menjadi kewenangan pihak swasta.

Berdasarkan data, angka length of stay umumnya tercatat kurang dari 1,14 hari, saat Nataru misalnya. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar wisatawan datang dan kembali pada hari yang sama.

Selain itu, data dari Polres Batu mencatat peningkatan kepadatan kendaraan pada sore hari keluar dari Kota Batu. Pola ini mengindikasikan tingginya kunjungan harian daripadavwisatawan yang menginap.

Reporter: Asrur Rodzi

Editor: Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button