Diskopindag: Ekspor UMKM Kota Malang Tembus Rp300 Miliar

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan nilai ekspor produk UMKM hampir menyentuh Rp300 miliar pada tahun 2025. Makanan ringan seperti keripik tempe menjadi komoditas unggulan yang paling banyak diminati pasar luar negeri.
Jangkauan ekspor telah menjangkau sejumlah negara, mulai dari Malaysia, Selandia Baru, hingga Dubai.
“Selain makanan ringan seperti keripik tempe, produk rotan dan kriya juga mulai berkembang di pasar ekspor,” ujar Eko.
Saat ini, pihaknya telah mengurasi sebanyak 42.270 pelaku UMKM. Target tahun 2025, 600 UMKM Kota Malang naik kelas yang ditandai dengan peningkatan omzet dan pendapatan. Selanjutnya, target tersebut akan ditingkatkan menjadi 2.000 UMKM asal Kota Malang, termasuk yang siap menembus pasar ekspor.
Untuk mendukung target tersebut, Eko mengatakan akan memperkuat pendampingan UMKM melalui tenaga pendamping di setiap kelurahan. Baik untuk pendataan maupun pembinaan usaha.
“Pendampingan ini penting agar UMKM bisa berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Malang,” pungkasnya.
Reporter: Heri Prasetyo
Editor: Intan Refa




