Cacingan Bukan Cuma Anak-anak, Parasit Ini Intai Orang Dewasa

CITY GUIDE FM, IDJEN TALK – Kasus cacingan yang menimpa anak di Sukabumi hingga meninggal dunia, cukup menggugah masyarakat akan pentingnya higienitas lingkungan. Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang Tapriadi SKM MPd menyampaikan risiko cacingan sangat besar berasal dari makanan dan gaya hidup yang tidak bersih.
“Konsumsi makanan tanpa pengolahan yang benar, termasuk kuliner ekstrem bisa memicu masuknya larva cacing ke tubuh,” kata Tapriadi.
Ketika larva cacing menetas, cacing yang tumbuh dalam tubuh akan merebut zat gizi yang seharusnya terserap tubuh. Akibatnya tubuh akan mengalami anemia dan melemahkan imunitas tubuh.
Cara mencegah cacingan salah satunya menjaga pola hidup bersih dan konsumsi makanan yang beragam untuk pemenuhan gizi penting untuk menjaga imunitas. Selain itu, tanaman herbal seperti biji pepaya, bawang putih dan temulawak juga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pencegahan alami.
Dokter Umum RSU Brimedika Malang dr Riza Maulida menambahkan cacingan tidak hanya bisa menimpa anak-anak saja. Tapi juga bisa menyerang orang dewasa meski gejala yang terlihat tidak separah anak-anak. Meskipun sistem imun lebih kuat, infeksi tetap bisa terjadi tanpa disadari.
“Jenis cacing yang umum menginfeksi adalah cacing gelang, kremi dan cacing pita. Gejalanya meliputi perut kembung, lemas, gatal di anus, penurunan nafsu makan bahkan batuk dan sesak napas jika larva menyebar ke paru,” jelasnya.
Penanganan awal bisa dengan pemberian obat cacing. Namun, jika infeksi sudah tergolong parah dan menyebabkan penyumbatan saluran cerna, dokter umumnya akan melakukan tindakan operasi. (NURUL FITRIANI)
Editor: Intan Refa