KesehatanNews

BPJS Kesehatan Cabang Batu Soroti Mentalitas “Aktif Saat Sakit”

ilustrasi hasil kondisi medis pasien. (Foto: Istimewa)
ilustrasi hasil kondisi medis pasien. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Batu Erra Widayati mengungkapkan bahwa capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kota Batu memang hampir menyentuh angka sempurna yakni 99,7 persen. Akan tetapi, tingkat keaktifan peserta secara riil hanya 80,72 persen.

Kelompok peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) tercatat sebagai segmen dengan tingkat tunggakan paling tinggi. Erra menjelaskan tantangan yang dihadapi Kader JKN yang bertugas adalah penagihan iuran langsung ke rumah warga.

“Ketika kami tagih, masyarakat sering menyampaikan, ‘Tidak apa-apa tidak aktif, nanti kalau sakit tinggal ke Pemerintah Kota Batu untuk diaktifkan’. Ini membuat tugas kader menjadi tidak optimal,” jelasnya.

Baca juga:

Penyakit Jantung Dominasi Klaim BPJS di Kota Batu, Capai Rp45 Miliar

Fenomena tersebut menunjukkan adanya kecenderungan masyarakat untuk menunda kewajiban pembayaran iuran. Parahnya hanya mengandalkan aktivasi kepesertaan saat membutuhkan layanan kesehatan. Jika ini dibiarkan, tentu akan berpotensi membebani APBD serta menggerus prinsip gotong royong yang menjadi dasar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Oleh karena itu, BPJS Cabang Batu akan memperkuat kolaborasi dengan 24 desa dan kelurahan melalui program PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi). Program ini mengidentifikasi warga yang sebenarnya mampu secara ekonomi, khususnya kelompok Desil 9 dan 10. Namun masih menunggak atau bahkan tercatat sebagai penerima subsidi pemerintah.

Melalui Agen PESIAR, pihaknya mendorong kelompok tersebut untuk beralih menjadi peserta mandiri yang tertib membayar iuran. Erra menegaskan, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional.

“Kita tidak pernah tahu kapan risiko kesehatan datang. Karena itu, penting memastikan kepesertaan selalu aktif,” pungkasnya.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button