Anggaran Dipangkas, Ini Cara Desa Beji Kota Batu Genjot PAD

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Junrejo putar otak untuk menyiasati kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Desa (PAD), Kepala Desa Beji Deni Cahyono mengungkapkan bahwa pihaknya fokus pada pengelolaan aset desa.
Penguatan sektor usaha melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi strategi utama untuk menjaga kemandirian fiskal desa. Hingga saat ini, BUMDes Beji telah mengelola beragam unit usaha produktif.
Beberapa di antaranya meliputi penyewaan gedung serbaguna, pengelolaan gantangan burung, kolam pancing, toko obat pertanian, hingga layanan jaringan WiFi komunal.
Baca juga:
Pemdes Beji Terpaksa Korbankan Pembangunan Imbas Penyusutan Anggaran
“Pemasukan kita berpikir dari Pendapatan Asli Desa. Sementara ini kita fokus di pengelolaan tanah kas desa yang disewakan kepada petani dan hasil pengelolaan BUMDes,” kata Deni.
Salah satu unit usaha yang cukup banyak peminatnya adalah penyewaan gedung serbaguna untuk kegiatan olahraga dan hajatan warga dengan harga terjangkau. Selain itu, inovasi WiFi komunal juga menjadi solusi layanan digital bagi rumah-rumah warga di Desa Beji.
Deni menambahkan, ke depannya peran BUMDes akan bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih agar tidak terjadi tumpang tindih jenis usaha. Dengan pemilahan unit usaha yang jelas, harapannya kedua lembaga ini dapat berjalan beriringan tanpa saling bersaing.
“Harapan kami koperasi dan BUMDes ini bisa sejalan. Jenis usaha yang kita bangun dipilah-pilah, tidak mungkin bersamaan agar tidak membarengi kegiatan usaha lainnya,” pungkasnya.
Reporter: Asrur Rodzi
Editor: Intan Refa




