OLIVIA X di UB Catat Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Universitas Brawijaya (UB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade Vokasi Indonesia (Olivia) ke-10 pada tahun 2025. Ajang bergengsi ini menghadirkan lebih dari 400 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi vokasi se-Indonesia, setelah melalui seleksi ketat dari 1.043 proposal dalam tujuh kategori dan 24 cabang lomba.
Rektor UB Prof Widodo dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa pendidikan vokasi memainkan peran sentral dalam memperkuat perekonomian nasional. Ia menyebut lulusan vokasi sebagai tulang punggung industri, karena 85 persen di antaranya terserap dunia kerja dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus.
“Vokasi bukan pilihan kedua. Ini adalah elemen strategis dalam pembangunan bangsa, karena menghasilkan SDM yang langsung siap terjun ke lapangan,” ujar Prof Widodo di Gedung Samantha Krida UB, Rabu (30/7/25).
Beberapa tokoh nasional terlihat hadir, seperti Ketua Umum Forum Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) Prof Dr Hidja Muhammad Restu dan Ketua Dewan Pengawas FPTVI Prof Ir Mahatma Rao. Tak hanya itu, CEO Union Capital and Food dari Singapura Mr Jeffrey Mah, hadir membagikan pengalamannya dalam mengembangkan bisnis di delapan negara.
Lebih lanjut, Prof Widodo menyoroti rendahnya angka wirausaha di Indonesia yang masih berkisar 3,6 persen dari populasi. Jumlah ini tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang sudah melampaui angka 6–10 persen.
“Negara akan sulit bersaing jika jumlah pengusaha masih minim. Kita butuh lebih banyak entrepreneur muda dari vokasi untuk mendorong inovasi dan produksi nasional,” jelasnya.
Dekan Fakultas Vokasi UB Dr Muhammad Kholid Mawardi menambahkan bahwa Olivia tahun ini bukan sekadar lomba, melainkan juga ruang bagi mahasiswa Gen Z menunjukkan kapasitasnya dalam menjawab tantangan zaman.
“Kami ingin menggali potensi mereka dalam menciptakan solusi inovatif, baik melalui aplikasi, desain, produk jasa, hingga pertanian berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum FPTVI Prof Dr Hidja Muhammad Restu menjelaskan bahwa Olivia telah dirancang sebagai ajang kompetisi yang setara dengan standar internasional seperti WorldSkills Competition. Ia berharap ajang ini dapat melahirkan talenta vokasi yang siap tampil di kancah global.
Olivia X UB 2025 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Dimulai dengan gala dinner, dilanjutkan pembukaan resmi, dan dua hari kompetisi intensif antar finalis. Sedangkan, pengumuman pemenang akan diumumkan pada Kamis (31/7/2025).
UB sendiri juga mengirimkan 21 tim ke babak final. Keikutsertaan UB dalam jumlah besar ini menjadi cermin dari kesiapan dan dedikasi mereka terhadap pendidikan vokasi nasional.
Ajang ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, di antaranya Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Makassar, Politeknik Negeri Malang, dan lainnya. Olivia tahun ini tercatat sebagai edisi dengan jumlah cabang lomba dan peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan.
Reporter : Heri Prasetyo
Editor : Intan Refa