NewsPemerintahan

QRIS Parkir Dirusak Oknum, Dishub Kota Malang Tingkatkan Pengawasan


Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra. (Foto : Heri Prasetyo)
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra. (Foto : Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Sejumlah parkir non tunai atau pembayaran via QRIS di beberapa tempat dilaporkan rusak. Dari 50 titik yang terpasang QRIS, sebagian rusak diduga akibat sabotase oleh oknum internal.

“Banyak QRIS dirusak dan itu kemungkinan dari internal karena tidak ada CCTV. Ini menyulitkan kita,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaya Saleh Putra, Rabu (30/7/25).

Beberapa kerusakan ditemukan seperti di Pasar Besar, Pasar Bunul dan Pasar Oro-oro Dowo. Widjaya menekankan pentingnya kesadaran petugas parkir (jukir) terhadap inovasi pelayanan, bukan sekadar mengejar setoran.

Pihaknya akan menggandeng Kejaksaan dan Polresta Malang dalam waktu dekat untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan Tindakan efek jera. Selain itu, upaya kerja sama formal dengan para jukir akan diperkuat agar pendapatan dan layanan parkir menjadi lebih transparan dan profesional.

“Kami ingin sistem cashless diterima dengan baik, agar pelayanan meningkat dan potensi kebocoran bisa ditekan,” jelasnya.

Sistem parkir non-tunai sebelumnya terbukti efektif di delapan titik parkir khusus, yang kini berhasil menyumbang hampir 100 persen dari target pendapatan daerah sebesar Rp6 miliar.

Reporter : Heri Prasetyo

Editor : Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button