Pemkot Malang Berencana Jadikan KKMP Bumiayu Jadi Percontohan

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang berencana menjadikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang sebagai percontohan koperasi kelurahan di Kota Malang.
“Struktur kelembagaan di sini sudah mulai tertata. Semangat gotong royong warga juga luar biasa. Ini bisa kita jadikan model untuk kelurahan lain,” ujar Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat berkunjung ke kantor KKMP Bumiayu di RW 2, Senin (28/7/2025).
Pemerintah kota akan memperkuat fasilitas koperasi, seperti kantor operasional, gudang penyimpanan, hingga layanan dasar seperti apotek dan klinik. Menurutnya, keberhasilan koperasi serupa di Desa Randugading menjadi inspirasi untuk mendorong KKMP Bumiayu melampaui capaian tersebut.
Untuk kantor operasional yang sebelumnya bertempat di rumah Ketua RW 2, Wahyu akan memindahkannya ke gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Bumiayu. Selain agar operasional lebih memadai, pemanfaatan Pustu ini sekaligus mengoptimalisasi aset daerah.
“Saya minta Bu Asisten II, Pak Kadiskopindag, Pak Camat, dan Lurah segera berkoordinasi agar gedung tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya,” lanjutnya.
Seluruh sistem administrasi dan fasilitas operasional KMP diharapkan sudah berjalan optimal pada Agustus 2025.
“Insyaallah minggu depan sudah bisa dimulai. Termasuk perangkat pemerintahannya akan langsung bergerak,” tegasnya.
Ketua KKMP Bumiayu Wusono menyambut baik gagasan wali kota. Menurutnya, gedung Pustu yang saat ini kurang dimanfaatkan, sangat cocok menjadi kantor baru bagi koperasi.
“Kami mendukung penuh pemindahan ini. Lokasinya strategis dan cukup luas untuk menunjang kegiatan koperasi,” kata Wusono.
Ia lanjut menjelaskan sejarah koperasi ini sebelum bertransformasi menjadi KKMP Bumiayu, berawal dari program koperasi RW yang dimulai sejak tahun 2017. Awalnya, koperasi dikelola dengan modal bergulir hanya Rp600 ribu. Namun berkat sistem tanggung renteng dan pengelolaan yang disiplin, kini aset telah berkembang menjadi Rp180 juta dan 118 anggota aktif.
“Kami memulai dari usaha simpan pinjam. Kini merambah ke sembako seperti beras, gula, minyak, bahkan sedang mengembangkan layanan LPG dan pertanian,” jelasnya.
Salah satu keunikan KKMP Bumiayu adalah penerapan sistem kelompok kecil berbasis tanggung renteng. Setiap calon anggota yang masuk dalam kelompok, wajib mengikuti pembinaan terlebih dahulu. Sistem ini terbukti mampu menjaga disiplin keuangan sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota.
Reporter : Heri Prasetyo
Editor : Intan Refa